Repelita Jakarta - Jalannya persidangan perkara pembuktian dokumen kelulusan milik mantan kepala negara kembali memicu gelombang keheranan sekaligus gelak tawa dari tim penasihat hukum terdakwa.
ADVERTISEMENT
Suasana pemeriksaan saksi yang mengundang kelucuan tersebut disiarkan secara langsung melalui unggahan video di kanal YouTube Refly Harun pada hari Kamis tanggal 22 Oktober 2026.
Pihak kuasa hukum menilai kesaksian yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum sangat menggelikan karena mengklaim keaslian suatu dokumen yang diperoleh dari sumber tidak jelas.
Advokat terkemuka pendamping terdakwa yaitu Muhammad Taufiq membeberkan fakta persidangan mengenai jalannya proses interogasi terhadap saksi kunci bernama Dian Sandi Utama.
Muhammad Taufiq mengungkapkan rasa heran yang mendalam lantaran saksi tersebut dengan sangat percaya diri berani menjamin keaslian sebuah dokumen kelulusan di hadapan majelis hakim.
Padahal berdasarkan pengakuan saksi di muka sidang foto naskah digital itu didapatkan dengan cara mengunduh dari kolom komentar sebuah akun anonim di media sosial.
Saksi mengunduh file gambar tersebut hanya dalam hitungan beberapa detik setelah diunggah oleh akun asing tanpa pernah memeriksa wujud fisik aslinya secara langsung.
Pihak pengacara menilai hal tersebut sangat ironis mengingat saksi tidak memiliki latar belakang keahlian di bidang digital forensik ataupun teknologi informasi untuk menguji validitas file.
Meskipun sumber perolehan data digital tersebut dinilai sama sekali tidak jelas saksi Dian Sandi Utama tetap bersikeras menyatakan dokumen tersebut merupakan naskah asli.
Lebih lanjut tim advokat menyayangkan sikap aparat penegak hukum yang hingga jalannya persidangan kesepuluh belum kunjung memperlihatkan wujud fisik ijazah asli yang dipersoalkan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok