Repelita [Jakarta] - Sastrawan sekaligus sosiolog kenamaan Indonesia, Okky Madasari, melayangkan kritik tajam terhadap pandangan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan Stella Christie.
Kritik tersebut dipicu oleh unggahan terbaru Fauzan di akun Instagram pribadinya yang menyarankan agar mahasiswa menyampaikan aspirasi cukup melalui karya dan inovasi saja.
ADVERTISEMENT
Okky Madasari merespons gagasan tersebut lewat akun Threads miliknya, Kamis (18/6/2026), dengan menyebut langkah pejabat itu sebagai bentuk pendepolitisasian terhadap peran mahasiswa.
Menurut Okky, demonstrasi dan aksi turun ke jalan merupakan bagian integral dari jati diri serta peran mahasiswa dalam kehidupan berbangsa.
Untuk Wamen Dikti yg berupaya mendepolitisasi mahasiswa, bagian dari peran & jati diri mahasiswa utk bersuara lewat aksi, lewat demonstrasi, tegas Okky dalam unggahannya.
Ia menegaskan bahwa ketidakterlibatan mahasiswa dalam mengawal arah kebijakan negara justru akan menjadi bumerang bagi kemajuan sebuah bangsa.
Okky berpendapat bahwa perbaikan maupun inovasi kolektif mustahil tercapai tanpa adanya partisipasi aktif dan pengawasan dari generasi muda.
Tanpa ada keterlibatan mahasiswa atas arah kebijakan negara, tak akan ada kemajuan, perbaikan, apalagi inovasi kolektif sebuah bangsa, ungkapnya. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok