Berita, Nasional

Orasi Rizal Fadilah Di Bawaslu Kecam Sikap Pragmatis Presiden Prabowo Dan Tuntut Pengusutan Tuntas Tragedi Pemilu 2019

Repelita.id

21 May 2026 13:50 WIB

Orasi Rizal Fadilah Di Bawaslu Kecam Sikap Pragmatis Presiden Prabowo Dan Tuntut Pengusutan Tuntas Tragedi Pemilu 2019
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Peringatan momentum tragedi kemanusiaan pasca-pemilu yang berlangsung di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu diwarnai dengan penyampaian orasi politik bernada kecaman keras terhadap jajaran kepemimpinan nasional.

Aksi damai yang digelar oleh gabungan elemen masyarakat tersebut ditujukan untuk mengenang jatuhnya korban jiwa akibat tindakan represif aparat penegak hukum dalam meredam demonstrasi penolakan kecurangan hasil pemilu beberapa tahun silam.

ADVERTISEMENT

Rizal Fadilah hadir sebagai salah satu orator utama yang menyampaikan refleksi kritis mengenai rekam jejak dinamika kontestasi politik serta menyuarakan ketidakpuasan para pendukung terhadap sikap pragmatis elite politik pasca-pemilu.

Dalam orasinya yang disiarkan melalui saluran YouTube @mrohmanofficial, ia menyoroti inkonsistensi sikap perjuangan seorang pemimpin dengan menegaskan bahwa "mendukung Prabowo pada waktu itu mendukung Prabowo tapi Prabowo tidak peduli terhadap peristiwa ini apa harga nyawa harga materi pengorbanan tenaga dan waktu dan sebagainya tidak ada perhatian yang serius malahan menikmati setelah itu dia menjadi menterinya Jokowi menterinya Jokowi".

Kritik tajam tersebut dialamatkan kepada figur yang kini menduduki kursi kepresidenan lantaran dinilai telah mengabaikan tumpahan darah para simpatisan setianya demi mengamankan posisi taktis di dalam roda pemerintahan.

Lebih lanjut, ia menguraikan kekecewaannya atas keputusan sepihak tersebut dan melabeli manuver koalisi politik pasca-pemilu itu sebagai bentuk pengabaian terhadap amanat konstituen dengan berujar bahwa "jokowi pengkhianat jokowi curang mengalahkan dengan cara licik eh mau jadi menterinya ini juga adalah pengkhianatan pengkhianatan terhadap para pendukung".

Pihak keluarga korban serta para aktivis kemanusiaan hingga kini terus mendesak pemerintah agar bersedia mengusut tuntas dalang di balik peristiwa kekerasan massal tersebut guna memberikan kepastian hukum yang berkeadilan bagi rakyat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung