Berita, Nasional

Pakar Politik Nilai Gaya Raja-rajaan Jokowi Sekadar Pencitraan, Bukan Strategi Perang Terbuka Lawan PDIP

Repelita.id

30 June 2026 23:44 WIB

Pakar Politik Nilai Gaya Raja-rajaan Jokowi Sekadar Pencitraan, Bukan Strategi Perang Terbuka Lawan PDIP
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Aksi mantan Presiden Joko Widodo yang kerap tampil dengan atribut bernuansa kerajaan saat berkunjung ke berbagai daerah memicu beragam spekulasi politik.

Meskipun perilaku tersebut menuai kritik yang tajam, pakar komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga menilai hal itu bukanlah upaya intimidasi langsung untuk menghadapi PDI Perjuangan.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, gaya Jokowi yang terkesan sebagai raja-raja utama saat menerima gelar adat merupakan bentuk penegasan eksistensi diri pasca tidak lagi menjabat sebagai kepala negara.

Ritonga menegaskan, tindakan tersebut lebih mengarah pada pencitraan pribadi daripada agenda strategis untuk memicu konflik terbuka dengan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.

Jokowi menginjakkan kaki di kepala kerbau yang merupakan bagian dari prosesi pemberian gelar adat Lampung. Hal yang dilakukan dimaksudkan diantaranya untuk menghilangkan sifat buruk dan kesiapan untuk mengayomi masyarakat di bawah naungan adat, ujar Jamiluddin, Selasa (30/6/2026).

Penafsiran mengenai niat Jokowi pun ditekankan tidak perlu diseret ke ranah perseteruan politik yang berlebihan.

Jadi, Jokowi menginjakkan kaki di kepala kerbau tidak ada kaitannya dengan perseteruannya dengan PDIP. Bahkan jauh dari keinginan Jokowi untuk membuka perang terbuka dengan PDIP, imbuhnya.

Fenomena ini dipandang sebagai upaya mempertahankan pengaruh politik melalui simbol-simbol Kebudayaan yang dianggap lebih aman dari intervensi partai politik.

Langkah tersebut mencerminkan strategi Jokowi yang lebih memilih bermain di balik simbol adat sebagai legitimasi baru di luar jalur kepartaian formal. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung