Berita, Nasional

Pangi Sebut Prabowo Sulit Dikudeta Asal Punya Program Prorakyat, Waspadai Wakil Presiden: Sejarah Dua Presiden RI Dilengserkan Wapresnya

Repelita.id

10 April 2026 22:27 WIB

Pangi Sebut Prabowo Sulit Dikudeta Asal Punya Program Prorakyat, Waspadai Wakil Presiden: Sejarah Dua Presiden RI Dilengserkan Wapresnya
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto akan sulit dikudeta selama ia diterima masyarakat, memiliki program prorakyat, dan berani menindak mafia tambang.

Pernyataan tersebut disampaikan Pangi untuk menyikapi ucapan Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo yang sebelumnya menyebut adanya upaya kudeta terhadap Prabowo.

ADVERTISEMENT

"Tidak ada yang akan bisa mengkudeta sekali pun militer," kata Pangi melalui layanan pesan pada Jumat (10/4/2026).

Namun, kata dia, Prabowo perlu mewaspadai pihak yang akan diuntungkan secara langsung jika kudeta terhadap kepala negara benar-benar terlaksana, yakni Wakil Presiden RI.

"Ya, yang lain saya pikir enggak ada manfaat dan enggak akan merasakan langsung keuntungan dari kudeta, kecuali wakilnya sendiri," ujar Pangi.

Toh, kata Pangi, sejarah mencatat dua Presiden RI pernah dilengserkan dan Wakil Presiden yang menjabat saat itu naik tahta menjadi pemimpin pemerintahan.

"Oleh karena itu, Presiden harus waspada terhadap Wakilnya, karena kita enggak tahu ujungnya," ungkapnya.

Ia menuturkan bahwa kewaspadaan itu perlu dituangkan Prabowo dengan membuat program-program yang benar-benar berpihak kepada rakyat banyak.

Semisal, kata Pangi, Prabowo tidak menaikkan iuran BPJS Kesehatan, tidak menaikkan tarif listrik, dan tidak memangkas subsidi bahan bakar minyak.

"Pilihan cara satu satunya harus mendapatkan dukungan rakyat. Buat program yang membahagiakan hati rakyat," ungkap dia.

Pangi menuturkan bahwa menaikkan harga BBM akan membuat daya beli rakyat hancur dan kelas menengah semakin banyak yang jatuh miskin.

"Ya, yang terjadi instabilitas politik, pemicu kaos dan ketidakteraturan politik di lapangan, dimanfaatkan lawan politik," katanya.

Selain itu, kata dia, Prabowo wajib memecat menteri yang masih berbisnis, membangun atau memperbaiki sekolah-sekolah, hingga mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) demi mendapat dukungan rakyat.

"Evaluasi total MBG, karena pelaksanaannya banyak masalah. Program ini bagus, harus didukung," ungkapnya mengakhiri pernyataan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung