Berita, Nasional

Pemerintah Buka 35.476 Lowongan Manajer dan Pegawai Kopdes Merah Putih, Zulhas Tegaskan Seleksi Gratis Tanpa Titipan

Repelita.id

16 April 2026 21:55 WIB

Pemerintah Buka 35.476 Lowongan Manajer dan Pegawai Kopdes Merah Putih, Zulhas Tegaskan Seleksi Gratis Tanpa Titipan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pemerintah resmi membuka proses rekrutmen melalui Panitia Seleksi Nasional bagi 35.476 orang yang akan mengelola Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.

Mereka yang lolos seleksi akan menjadi pegawai Badan Usaha Milik Negara dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu selama dua tahun sesuai program penguatan operasional.

ADVERTISEMENT

Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Zulkifli Hasan, mengatakan bahwa rekrutmen ini bertujuan mencari sosok-sosok kompeten dalam mengelola KDKMP dan KNMP.

"Pemerintah, melalui Panitia Seleksi Nasional SDM PHTC, akan membuka rekrutmen untuk putra-putri terbaik Indonesia untuk ikut serta dalam pengelolaan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih," ujar Zulkifli dalam konferensi pers pada Rabu, 15 April 2026.

Ia merincikan bahwa 35.476 posisi tersebut terdiri dari 30.000 lowongan untuk posisi manajer Kopdes Merah Putih yang nantinya berada di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara.

Sementara itu, 5.476 lowongan sisanya dibuka untuk posisi pegawai KNMP dengan status kepegawaian di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara.

Dalam proses rekrutmen tersebut, pemerintah akan menjalankan seleksi terbuka dengan pendaftaran mulai 15 April hingga 24 April 2026 melalui situs phtc.panselnas.go.id.

Zulhas menambahkan bahwa seleksi ini terbuka bagi lulusan D3, D4, dan S1 dari semua jurusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif minimal 2,75 serta usia maksimal 35 tahun.

"Selain itu, kami tegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi ini tidak dipungut biaya apapun," lanjut Zulhas.

Ia menegaskan bahwa pendaftaran hanya dapat dilakukan melalui situs resmi tersebut dan memastikan proses seleksi akan berlangsung secara adil tanpa ada pihak yang dapat menjamin kelulusan.

Ia juga mengimbau calon pelamar untuk mewaspadai berbagai bentuk penipuan yang menjanjikan kelulusan tanpa melalui proses seleksi resmi.

"Tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan.

Bila ada pihak yang minta imbalan, nanti janji lulus, nah itu berarti menipu, berbohong," terangnya.

Zulhas menyebut bahwa seleksi ini merupakan tahap pertama mengingat lebih dari 30.000 KDKMP dan 1.369 KNMP ditargetkan rampung pada pertengahan tahun ini.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah akan membuka rekrutmen tahap berikutnya seiring target pembangunan 80.000 KDKMP di seluruh Indonesia.

"(KDKMP) yang akan jadi bulan Juni-Juli ini kira-kira 30.000 sampai 40.000 unit, sementara totalnya 80.000 unit.

Jadi rekrutmennya bertahap," pungkas Zulhas.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung