Berita, Nasional

Pengakuan Kasmudjo sudah Bongkar Kebohongan Jokowi soal Ijazah

Repelita.id

20 July 2026 22:22 WIB

Pengakuan Kasmudjo sudah Bongkar Kebohongan Jokowi soal Ijazah
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Polemik keabsahan ijazah pendidikan tinggi mantan Presiden Joko Widodo terus menjadi sorotan tajam di ruang publik dan media sosial.

Kali ini, sosok Wan Boy melalui akun Facebook pribadinya memberikan kritik dengan menyoroti pernyataan mantan dosen Fakultas Kehutanan UGM, Kasmudjo.

ADVERTISEMENT

Menilai ijazah Jokowi S1 UGM asli atau palsu bagi saya pribadi cukup dengan menilai fakta ini saja sudah cukup. Fakta cerita kebohongan Jokowi yang digagalkan Kasmudjo, tulis Wan Boy dalam unggahannya, Minggu (19/7/2026).

Wan Boy merujuk pada pengakuan Kasmudjo yang secara terbuka menyangkal pernah menjadi dosen pembimbing skripsi untuk mantan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Dalam periode perkuliahan antara tahun 1980 hingga 1985, Kasmudjo mengaku hanya memegang status sebagai asisten dosen yang belum memiliki wewenang mengajar.

Pada masa Jokowi kuliah (1980-1985), yang diakui Jokowi, Kasmudjo masih berpangkat golongan III/b dan berstatus asisten dosen, paparnya.

Kondisi tersebut memperkuat argumen Wan Boy bahwa Kasmudjo tidak memiliki kapasitas hukum untuk membimbing skripsi sesuai standar aturan internal universitas saat itu.

Karena bukan pembimbing skripsi, Kasmudjo menyatakan tidak mengetahui proses penyusunan skripsi maupun detail fisik ijazah kelulusan Jokowi, lanjutnya.

Wan Boy menyinggung langkah Jokowi yang sempat memberikan klarifikasi kepada pihak kepolisian dengan menyebut Kasmudjo sebagai pembimbing akademik, bukan pembimbing skripsi.

Perubahan keterangan tersebut dinilai oleh Wan Boy sebagai bentuk rekayasa untuk menutupi ketidakkonsistenan data terkait ijazah asli sang mantan presiden.

Jokowi sudah banyak membuat rekayasa untuk menutupi kebohongannya terkait ijazah Fakultas kehutanan S1 UGM tersebut sebagai ijazah aslinya, tegasnya.

Ia pun menyimpulkan bahwa tindakan-tindakan tersebut mencerminkan keraguan mendasar mengenai keaslian dokumen kelulusan yang dipermasalahkan.

Logikanya tidak mungkin Jokowi sampai melakukan hal tersebut jika memang benar ijazahnya asli lulusan fakultas kehutanan S1 UGM, pungkasnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung