Repelita [Jakarta] - Perdana Menteri Moldova, Alexandru Munteanu, secara mengejutkan melepas jabatan kepemimpinannya pada Jumat (3/7/2026).
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Munteanu melalui akun media sosial X pribadinya.
ADVERTISEMENT
"Saya menerima tanggung jawab sebagai Perdana Menteri dengan rasa tanggung jawab yang mendalam dan keyakinan teguh bahwa saya dapat membantu mewujudkan perubahan positif. Saat saya menyadari bahwa saya tidak lagi dapat menjalankan mandat saya sesuai dengan prinsip dan keyakinan saya, saya memilih untuk mengundurkan diri," tulisnya dalam unggahan tersebut.
Mundurnya sosok yang menjabat sejak November tahun lalu ini memicu spekulasi terkait stabilitas internal pemerintahan Moldova.
Dalam pesan perpisahannya, ia menegaskan bahwa pengabdian kepada bangsa tidak harus dibatasi oleh posisi struktural dalam pemerintahan.
"Saya percaya bahwa kewajiban kita kepada negara tidak ditentukan oleh jabatan yang kita pegang, tetapi oleh komitmen yang terus kita junjung tinggi," ujarnya.
Munteanu berkomitmen untuk tetap berkontribusi bagi negaranya, baik melalui peran di sektor publik maupun keterlibatan dalam dunia swasta.
Langkah ini diambil di tengah desas-desus mengenai ketegangan politik akibat masalah tata kelola di Otoritas Lalu Lintas Udara Moldova.
Meski Presiden Maia Sandu telah menggulirkan program pembersihan institusi negara, belum ada konfirmasi resmi mengenai keterkaitan langsung antara polemik tersebut dengan pengunduran diri Munteanu.
Sepanjang masa baktinya sejak dilantik 1 November 2025, ia konsisten mempromosikan agenda integrasi Uni Eropa dan stabilitas ekonomi.
Ia juga dikenal lantang dalam menyuarakan sikap tegas terhadap kebijakan Rusia, terutama terkait eskalasi di wilayah Transnistria.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok