Repelita [Jakarta] - Rekaman pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi perihal potensi percepatan kontestasi politik menuai kontroversi luas.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung di hadapan mantan kepala negara Joko Widodo dalam sebuah forum tertutup.
ADVERTISEMENT
Saya ingin sampaikan, tadi saya udah bisik ke Pak Jokowi, Pak, kok insting saya ini lebih cepat dari 2029.
Apakah kita mau? Belum tentu kita mau, kita masih ngomong ke Pemilu 2029.
Kalau terjadi percepatan gimana? Kita siap, enggak? ucap Budi Arie yang langsung disambut sorak seruan dari audiens.
Tokoh tersebut menganalogikan situasi sosial ekonomi saat ini menyerupai patahan sejarah pada periode transisi tahun sembilan puluhan.
Berbagai tanggapan keras langsung dilayangkan oleh sejumlah partai politik menyikapi manuver kontroversial tersebut.
Partai Gerindra menjadi salah satu pihak yang memberikan respons tegas atas pernyataan yang dilontarkan oleh pimpinan relawan itu.
Juru bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso menegaskan bahwa partainya memilih fokus mengawal seluruh program pemerintahan.
Kami fokus menyukseskan program Pak Prabowo, tidak ada pembahasan untuk 2029, masih jauh untuk dibahas, kata Sugiat.
Pihaknya mengaku sama sekali tidak memahami maksud di balik pernyataan kader relawan pendukung mantan presiden tersebut.
Sugiat meminta publik menanyakan langsung kepada yang bersangkutan karena partainya sama sekali tidak terpengaruh.
Pihak Gerindra menegaskan konsistensi mereka sepenuhnya dicurahkan untuk mengamankan agenda kepemimpinan nasional saat ini.
Menanggapi polemik tersebut, Sekretaris Jenderal Projo Freddy Alex Damanik buru-buru memberikan klarifikasi resmi.
Pernyataan yang disampaikan pimpinan organisasi itu dipastikan murni sebagai pandangan pribadi dalam ruang diskusi.
Budi Arie menyampaikan pandangan politik pribadinya sebagai bagian dari upaya mengajak relawan memahami berbagai kemungkinan dan tetap siap menghadapi dinamika yang berkembang, katanya.
Pihaknya membantah tudingan ketidaknyamanan figur mantan presiden selama acara berlangsung karena pertemuan dilanjutkan santap bersama.
Setelah agenda diskusi resmi, pada pertemuan itu masih ada makan bersama dan ngobrol santai dengan Pak Jokowi, pungkas Freddy.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok