Berita, Nasional

Pidato Prabowo Dipertanyakan: Kesejahteraan Guru dan Nakes Dinilai Luput Dari Perhatian

Repelita.id

17 August 2026 22:15 WIB

Pidato Prabowo Dipertanyakan: Kesejahteraan Guru dan Nakes Dinilai Luput Dari Perhatian
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pidato Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR RI menuai sorotan kritis dari berbagai pihak terkait arah kebijakan pemerintah.

Perhatian publik terfokus pada isu kesejahteraan pengajar serta tenaga medis yang dinilai kurang mendapat porsi pembahasan.

ADVERTISEMENT

Direktur Eksekutif KPPOD Herman N Suparman menegaskan bahwa pembenahan sektor pendidikan serta kesehatan tidak boleh sekadar berfokus pada perbaikan sarana fisik semata.

Mutu pelayanan publik sangat ditentukan oleh kondisi para petugas yang berada di garda terdepan.

Herman menyayangkan persoalan taraf hidup guru serta garda kesehatan luput dari jangkauan pidato pucuk pimpinan negara tersebut.

"Presiden sama sekali tidak menyinggung gaji atau kesejahteraan guru dan tenaga kesehatan," kata Herman dalam keterangannya, dikutip Senin (17/8/2026).

Pendidikan beserta kesehatan dipandang sebagai bentuk investasi jangka panjang yang krusial untuk masa depan bangsa.

Investasi tersebut semestinya mencakup jaminan kesejahteraan bagi para penggerak pelayanan harian di lapangan.

"Padahal kalau mau tempatkan pendidikan dan kesehatan sebagai investasi untuk kejayaan bangsa, kita tidak hanya bicara renovasi sekolah. Tetapi kita harus bicara kesejahteraan dan juga gaji dari manusia yang menjalankannya, yaitu guru dan tenaga kesehatan," ujar Herman.

Kebijakan pemerintah dipertanyakan lantaran tidak memberikan porsi perhatian yang seimbang antarprofesi.

Sorotan diarahkan pada penekanan pidato Presiden yang hanya menyinggung pembenahan pendapatan aparat penegak hukum.

"Menariknya, Presiden hanya menyinggung gaji hakim. Bukannya tidak penting, tetapi pertanyaannya adalah, kenapa gaji guru dan tenaga kesehatan tidak ditempatkan pada isu yang sama?" ungkapnya.

Langkah konkret peningkatan taraf hidup tenaga pendidik serta medis dianggap sebagai pilar utama kemajuan negara.

"Kalau mau bicara kejayaan bangsa, jangan lupakan tiga hal. Sejahterakan guru, sejahterakan tenaga kesehatan, dan perkuat pemerintah daerah," tambah Herman. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung