Berita, Hukum

Polisi Periksa Masinis dan Polsuska Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi

Repelita.id

30 April 2026 20:29 WIB

Polisi Periksa Masinis dan Polsuska Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Penyelidikan kasus kecelakaan tragis antara Kereta Rel Listrik (KRL) dengan Kereta Api Argo Bromo Anggrek terus bergulir tanpa henti oleh pihak kepolisian.

Pemeriksaan terhadap masinis dan polisi khusus kereta api atau polsuska kini dilakukan secara intensif di Balaiyasa PT KAI Manggarai, Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, lokasi pemeriksaan yang dijadwalkan oleh penyidik sempat berubah-ubah dan mengecoh awak media yang bertugas meliput.

Awalnya, pemeriksaan terhadap para petugas KA dijadwalkan berlangsung di kantor PT KAI Daop 1 yang berlokasi di Stasiun Cikini.

Namun kemudian beredar informasi mendadak bahwa lokasi dipindahkan ke kantor PT KCI di kawasan Juanda.

Belakangan, setelah melalui konfirmasi ulang, pemeriksaan dipastikan digelar di Kantor Balaiyasa Manggarai yang lebih representatif.

Dari pantauan di lapangan, proses pemeriksaan mulai dilakukan sekitar pukul 13.20 WIB pada siang hari ini.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan terhadap masinis dan polsuska yang menjadi saksi kunci masih berlangsung secara maraton.

Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan jadwal resmi pemeriksaan kepada publik.

"Untuk agenda riksa petugas (masinis, petugas stasiun, polsuska) dari PT KAI akan dilaksanakan Kamis, 30 April 2026," kata Budi dalam keterangan tertulisnya.

Selain memeriksa petugas kereta api, penyidik juga telah memeriksa sopir taksi online berwarna hijau merk SM yang sebelumnya mogok di sekitar Stasiun Bekasi Timur.

Kendaraan roda empat tersebut diduga kuat menjadi salah satu pemicu utama kecelakaan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek.

"Untuk driver taksi online diminta keterangan kemarin, Selasa dan Rabu di Polres Metro Bekasi Kota," ujarnya menjelaskan proses hukum yang berjalan.

Meskipun demikian, hasil pemeriksaan terhadap sopir taksi online tersebut belum diungkap secara detail ke publik oleh pihak kepolisian.

Polda Metro Jaya masih terus mendalami secara komprehensif penyebab pasti dari kecelakaan beruntun yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.

Sejumlah saksi tambahan dari berbagai pihak juga akan dipanggil untuk memperkuat konstruksi hukum kasus yang menyita perhatian publik ini.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung