Berita, Nasional

Politisi Demokrat: Buktikan Kepemilikan Emas dan Uang Febrie Adriansyah Bukan Perkara Mudah Bagi Penyidik

Repelita.id

19 July 2026 01:04 WIB

Politisi Demokrat: Buktikan Kepemilikan Emas dan Uang Febrie Adriansyah Bukan Perkara Mudah Bagi Penyidik
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pembuktian kepemilikan aset berupa emas batangan dan uang tunai yang disita dalam perkara mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dinilai sebagai tantangan berat bagi penyidik.

Aparat hukum dituntut mampu mengungkap keterkaitan nyata antara barang bukti tersebut dengan tindak pidana korupsi serta pencucian uang yang menyeret Febrie dan Don Ritto.

ADVERTISEMENT

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Didik Mukrianto, menyatakan bahwa besarnya nominal barang bukti yang diamankan tidak menjamin kemudahan proses pembuktian di ranah hukum.

"Namun, di balik gemerlapnya barang bukti tersebut, terdapat satu pertanyaan krusial, seberapa pelik membuktikan bahwa uang dan emas itu benar-benar milik Febrie atau terkait langsung dengan tindak pidana yang diduganya?" ujar Didik melalui akun X resminya, Sabtu (18/7/2026).

Didik menyoroti klaim pihak kuasa hukum yang membantah kepemilikan aset tersebut, sehingga penyidik harus mampu melampaui data formal kepemilikan di atas kertas.

Ia menjelaskan bahwa aset tunai dan emas fisik tidak memiliki jejak digital, sehingga penelusurannya lewat mekanisme financial tracing jauh lebih sulit dan menyita waktu.

Mengenai sistem pembuktian terbalik, Didik mengingatkan bahwa penyidik tetap memiliki beban awal untuk membuktikan keterkaitan aset dengan tindak pidana asal sebelum beralih ke tersangka.

Ia menekankan pentingnya penguasaan riil atas aset, yang menurutnya harus didukung bukti komunikasi, gaya hidup, hingga keterangan saksi-saksi yang kuat.

"Proses ini memakan waktu dan rentan kehilangan jejak," imbuhnya terkait kompleksitas penelusuran transaksi tunai dan aktivitas money changer.

Didik juga mewanti-wanti potensi hambatan lain seperti gugatan praperadilan serta tantangan koordinasi antarlembaga mengingat jabatan tinggi yang pernah disandang tersangka.

"Kasus Febrie Adriansyah menjadi cermin betapa peliknya membuktikan TPPU di kalangan elite. Uang dan emas yang disita memang mengesankan, tetapi tanpa bukti yang solid, semuanya bisa menjadi kontroversi belaka," pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung