Berita, Nasional

Prabowo dan Megawati kompak ucapkan selamat Paskah 2026, serukan damai dan persaudaraan

Repelita.id

05 April 2026 20:13 WIB

Prabowo dan Megawati kompak ucapkan selamat Paskah 2026, serukan damai dan persaudaraan
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Perayaan Paskah 2026 menjadi momen yang penuh dengan pesan perdamaian setelah sejumlah tokoh nasional menyampaikan ucapan selamat dan ajakan untuk memperkuat harmoni sosial bagi umat Kristiani di seluruh tanah air.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat Hari Paskah kepada masyarakat Nasrani yang merayakan melalui akun X pribadinya pada Minggu, 5 April 2026, dengan harapan kedamaian dan kebaikan bagi semua.

ADVERTISEMENT

"Selamat Hari Paskah kepada saudara-saudara umat Nasrani. Semoga Paskah membawa kedamaian dan kebaikan bagi kita semua," tulis Prabowo dalam unggahannya yang juga dilengkapi poster bernuansa biru muda, kuning, dan putih.

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, juga menyampaikan pesan serupa dengan penekanan pada makna kasih, pengorbanan, dan pembebasan spiritual bagi umat Kristiani.

Megawati menegaskan bahwa Paskah merupakan momentum untuk menghayati kembali semangat pengorbanan dan kasih tanpa batas bagi sesama manusia, sebagaimana tercermin dalam perjalanan Jalan Salib Yesus Kristus.

Ia menjelaskan bahwa rangkaian Tri Hari Suci yang terdiri dari Kamis Putih, Jumat Agung, dan Minggu Paskah mengajak umat Kristiani untuk menghayati karya penebusan secara mendalam dan transformatif.

"Paskah adalah jalan pembebasan yang memerdekakan manusia dari kegelapan, menjadi terang dan kasih," ujar Megawati dalam pesan Paskahnya pada Minggu, 5 April 2026.

Megawati juga menyoroti pentingnya nilai-nilai spiritualitas keagamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta meyakini ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai unsur penting yang menjaga arah bangsa Indonesia tetap berada di jalur kebenaran.

Ia berharap semangat Paskah tidak berhenti pada perayaan seremonial semata, tetapi juga mampu menguatkan kehidupan kebangsaan yang damai dan penuh persaudaraan di tengah keberagaman.

Menteri Agama Nasaruddin Umar, dalam ucapan yang disampaikan di Jakarta pada Sabtu, 4 April 2026, turut mengajak umat Kristiani untuk menjadikan Paskah sebagai momentum memperkuat harmoni sosial dan mendoakan kedamaian bagi bangsa Indonesia.

Nasaruddin menilai Paskah bukan hanya momentum perayaan keagamaan, tetapi juga penguatan nilai-nilai spiritual yang perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Ia menekankan pentingnya menjadikan semangat Paskah sebagai landasan untuk mempererat persaudaraan dan menjaga harmoni sosial di tengah perbedaan keyakinan.

Dalam suasana sukacita Paskah, pesan yang mengemuka dari para tokoh nasional adalah pentingnya kedamaian, ketenteraman, dan kebersamaan dalam keberagaman sebagai modal sosial bangsa.

Ucapan dari ketiga tokoh ini menegaskan bahwa Paskah tidak hanya dipandang sebagai perayaan keagamaan semata, tetapi juga sebagai ruang yang strategis untuk mempererat persaudaraan kebangsaan.

Nasaruddin berharap dalam sukacita Hari Raya Paskah, umat Kristiani juga senantiasa mendoakan masyarakat, bangsa, dan negara agar hidup dalam suasana damai, tenteram, sejuk, dan penuh harmoni.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung