Berita, Nasional

Prabowo Puji Tokoh Nasional di Wantimpres dan Minta Sikat Oknum Penyeleweng Program Makan Bergizi Gratis

Repelita.id

23 October 2026 20:13 WIB

Prabowo Puji Tokoh Nasional di Wantimpres dan Minta Sikat Oknum Penyeleweng Program Makan Bergizi Gratis
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah arahan serta evaluasi penting di hadapan jajaran Dewan Pertimbangan Presiden dalam agenda sidang kabinet.

Berdasarkan tayangan yang disiarkan melalui kanal YouTube KompasTV pada Jumat, 23 Oktober 2026, Presiden Prabowo menyinggung komposisi tokoh nasional yang tergabung di dalam lembaga penasihat tersebut.

ADVERTISEMENT

Presiden Prabowo Subianto sempat melontarkan pernyataan bernada candaan sekaligus apresiasi terkait barisan tokoh senior yang mengisi jajaran Wantimpres.

“Begitu banyak tokoh-tokoh nasional terima kasih ada Pak Harel Tanjung ada Pak Wiranto ada Pak Hatar Jasa yang enggak kalah rambut putihnya ya orang lihat ini aja apalagi di TV dilihat ke sana itu ngeri itulah namanya apa persatuan nasional ya,” ujar Presiden Prabowo.

Kepala Negara menegaskan bahwa kehadiran para tokoh senior tersebut mencerminkan perwujudan nyata dari semangat persatuan nasional dalam menjalankan roda pemerintahan.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo juga memaparkan berbagai capaian strategis pemerintah, termasuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis serta penindakan tegas terhadap pelanggaran di lapangan.

Presiden Prabowo Subianto secara terbuka mengungkap jumlah oknum yang telah ditindak akibat penyelewengan dalam program prioritas nasional tersebut.

“13 orang sudah ditangkap 203 orang diperiksa Kejaksaan Agung sudah diberhentikan dengan tidak hormat 353 orang dalam proses diperiksa Inspektorat BGN 2600 orang jangan ragu-ragu ya pecat bersihkan sampai bersih ya mbg ini strategis dan sangat penting untuk masa depan anak-anak kita,” kata Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden menyoroti progres pembangunan infrastruktur seperti penyelesaian ribuan jembatan desa, renovasi puluhan ribu sekolah, hingga operasional Koperasi Desa Merah Putih.

Pemerintah juga berkomitmen mengamankan kekayaan negara melalui kebijakan ekspor satu pintu lewat Danantara guna mencegah terjadinya kebocoran devisa dan praktik penyelundupan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung