Berita, Nasional

Prabowo singgung dana desa Rp 1 M: Jembatan di desa harganya mungkin Rp 400 juta

Repelita.id

08 August 2026 15:13 WIB

Prabowo singgung dana desa Rp 1 M: Jembatan di desa harganya mungkin Rp 400 juta
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Kepala negara Republik Indonesia menyampaikan peringatan keras terkait efektivitas penggunaan anggaran yang disalurkan langsung kepada wilayah setingkat desa.

Pernyataan tegas tersebut dilontarkan oleh pemimpin tertinggi bangsa dalam agenda peluncuran karya literasi milik salah satu menteri kabinet di ibu kota.

ADVERTISEMENT

Pemerintah pusat mencatat bahwa kucuran dana pembangunan bagi setiap kampung telah berlangsung selama satu dekade penuh dengan besaran masif.

"Dana Desa sudah kita berikan sudah berjalan 10 tahun, Rp 1 miliar, satu desa, satu tahun. Jembatan di desa harganya mungkin Rp 400 juta, Rp 700 juta, Rp 800 juta, yang besar mungkin Rp 2 miliar, Rp 3 miliar," kata Prabowo.

Besaran anggaran tahunan tersebut dinilai sangat mencukupi guna merampungkan berbagai persoalan infrastruktur mendasar di tingkat lokal.

Kendati demikian, kepala negara memilih untuk tidak mempermasalahkan kinerja masa lalu demi segera fokus pada penyelesaian masalah masyarakat.

"Sesungguhnya semua desa, semua pimpinan desa bisa memenuhi jembatan-jembatan itu, tapi oke kita tidak cari kambing hitam, tidak mempersoalkan masa lalu, selesai hari ini," ujar Prabowo.

Komitmen kuat ditekankan agar segala bentuk aspirasi serta keluhan warga di pelosok nusantara mendapat respons cepat dari aparatur setempat.

Pemerintah pusat dipastikan tidak akan tinggal diam apabila kepala daerah maupun perangkat desa gagal memenuhi harapan publik.

"Kalau gubernur, kalau bupati, kalau kepala desa tidak bisa mengatasi teriakan rakyat di desa, kita tidak segan-segan, Presiden turun tangan, kita memenuhi apa yang diteriakin oleh rakyat," ungkap Prabowo.

Selain menyoroti efisiensi anggaran daerah, agenda pembangunan fasilitas pendidikan nasional juga menjadi prioritas utama kabinet saat ini.

Puluhan ribu gedung sekolah dilaporkan telah selesai menjalani perbaikan total dan jumlah tersebut masih akan terus ditingkatkan secara bertahap.

Fasilitas pelayanan kesehatan dasar masyarakat yang telah berusia puluhan tahun turut masuk dalam daftar renovasi besar-besaran.

"Puskesmas di Indonesia, yang sudah 30 tahun lebih, tidak diperlukan kita akan perbaiki," tutur Prabowo.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung