Berita, Viral Sosmed

Prabowo Soroti Ambisi Nuklir Timur Tengah Dan Singgung Kepemilikan Senjata Iran Di Istana Negara

Repelita.id

01 August 2026 23:16 WIB

Prabowo Soroti Ambisi Nuklir Timur Tengah Dan Singgung Kepemilikan Senjata Iran Di Istana Negara
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Kepala Negara Prabowo Subianto secara terbuka melontarkan rasa prihatin mendalam mengenai eskalasi konflik militer yang melanda kawasan Timur Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung di hadapan para pengurus Kamar Dagang dan Industri dari berbagai daerah saat menggelar pertemuan resmi di Istana Negara.

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan itu ia menyoroti ambisi perlombaan penguasaan teknologi persenjataan nuklir yang kini tengah digandrungi sejumlah negara di Teluk menyusul langkah Iran.

Dikatakan bahwa Iran sudah punya senjata nuklir.

Sekarang Saudi Arabia ingin juga punya katanya saat memberikan pengarahan pada Jumat 31 Juli 2026.

Situasi tersebut dinilai semakin mengkhawatirkan karena dorongan kepemilikan senjata pemusnah massal turut menjalar ke negara tetangga lainnya secara masif.

Setelah Arab Saudi sejumlah kekuatan regional seperti Uni Emirat Arab Qatar hingga Mesir dikabarkan berkeinginan mengambil jalur serupa.

Potongan rekaman pidato penting tersebut mendadak viral di berbagai platform digital usai diunggah melalui kanal YouTube resmi kepresidenan.

Sorotan publik langsung tersedot lantaran bagian krusial dari sambungan video penayangan tersebut mendadak mengalami penyensoran suara secara misterius.

Warganet di ruang siber langsung berspekulasi liar menduga bahwa ucapan tersembunyi pemimpin Indonesia itu menyiratkan kebutuhan negara untuk memiliki penangkal serupa.

Tidak berhenti pada sensor audio tayangan rekaman lengkap kegiatan kenegaraan itu mendadak hilang dari peredaran setelah dihapus pengelola akun.

Tindakan penghapusan konten tersebut semakin memicu tanda tanya besar di kalangan masyarakat luas mengenai urgensi penyebutan status nuklir Iran.

Kendati demikian hingga kini pihak otoritas resmi pemerintahan masih belum memberikan penjelasan komprehensif terkait polemik penghapusan video tersebut.

Berbagai tanggapan pro dan kontra terus mengalir deras memadati linimasa media sosial menyikapi potongan klip pidato kenegaraan yang menuai perdebatan.

Sebagian warga dunia maya mengingatkan agar publik tidak gegabah menelan mentah-mentah informasi tanpa memegang data autentik secara utuh.

Sebaiknya lihat dulu rekaman utuhnya.

Jangan sampai potongan klip membuat kita menarik kesimpulan keliru ungkap netizen di X https://x.com/IRGC_NEWSs.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung