Berita, Nasional

Prabowo Tegaskan MBG dan Koperasi Merah Putih Jalan Terus Meski Banyak Kekurangan

Repelita.id

01 May 2026 12:35 WIB

Prabowo Tegaskan MBG dan Koperasi Merah Putih Jalan Terus Meski Banyak Kekurangan
Foto: Istimewa

Repelita Cilacap - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga tuntas meskipun masih terdapat berbagai kekurangan yang terus dibenahi.

Kepala negara juga memastikan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan dilanjutkan tanpa henti sebagai bagian dari upaya pemerataan kesejahteraan rakyat.

ADVERTISEMENT

Dalam sambutannya pada acara groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026), Prabowo mengungkapkan kebanggaannya karena program MBG kini menjadi referensi banyak negara.

“Banyak negara sekarang belajar MBG ke kita. Banyak belajar MBG ke kita. Di mana ada negara bisa memberi makan lebih 60 juta orang, ya kan? 5 kali seminggu yang ibu-ibu hamil diantar makan. Orang-orang tua, lansia yang tidak berdaya diantar makan,” ujar Presiden dengan penuh keyakinan.

Dia menjelaskan bahwa program tersebut tidak hanya menyasar penerima manfaat tetapi juga telah berdampak positif pada sektor pertanian dan perikanan nasional.

Para petani yang sebelumnya kesulitan menjual hasil panen seperti buah mangga kini mendapatkan kepastian pasar berkat kehadiran program MBG di berbagai daerah.

“Petani-petani yang tadinya hasil panennya tidak terbeli. Begitu dia panen mangga, mangganya tidak diambil, puso rusak di kebun. Panennya tidak diserap. Tengkulak datang, banting harga. Tidak mungkin rakyat kita sejahtera. Sekarang kita rubah. Hampir semua petani dan nelayan punya jaminan pasar. Berapa yang dia hasilkan, berapa itu pun akan diserap oleh bangsa Indonesia. Di tiap desa ada SPPG, ada dapur. Kalau ada kekurangan kita tindak,” tegas Prabowo di hadapan para undangan.

Presiden juga mengumumkan rencana peresmian seribu unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam waktu dekat sebagai bagian dari percepatan program ekonomi kerakyatan.

Pemerintah menargetkan pembangunan 25 hingga 30 ribu koperasi serupa yang akan rampung dalam kurun waktu satu tahun ke depan.

“Koperasi bukan di atas kertas, koperasi fisik. Ada gudang, ada cold storage pendingin, ada gerai-gerai, ada kendaraan. Banyak yang nanti akan punya pengering,” jelas Presiden Prabowo memaparkan wujud nyata program tersebut.

Dia menambahkan bahwa potensi penyerapan tenaga kerja dari program KDKMP sangat besar dan dapat membuka jutaan lapangan pekerjaan baru di tingkat desa dan kelurahan.

Program tersebut merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat melalui berbagai skema prioritas yang saling terintegrasi.

“Kita berada di jalan yang benar. Kita berada di pihak rakyat Indonesia,” pungkas Presiden Prabowo di akhir pidatonya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Dari dapur MBG hingga koperasi desa, pemerintah mendorong satu arah besar ekonomi yang hidup dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk kesejahteraan rakyat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung