Repelita Jakarta - Meskipun Presiden Prabowo Subianto terbang langsung ke Rusia untuk bertemu Presiden Vladimir Putin, Rusia secara tegas menegaskan tidak akan memberikan diskon harga minyak atau harga teman kepada Indonesia.
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menyatakan bahwa masa pemberian diskon besar seperti yang terjadi pada tahun 2022 sudah berlalu dan tidak akan terulang kembali.
ADVERTISEMENT
Saat ini, transaksi jual beli minyak antara Rusia dan Indonesia dilakukan murni secara business-to-business (B2B) tanpa intervensi harga khusus dari pemerintah Rusia.
Wakil Perdana Menteri Rusia bidang Energi, Alexander Novak, telah mengatakan tidak ada diskon sekarang, dan terkadang bahkan ada harga premium yang lebih tinggi dari harga pasar, ujar Sergei Tolchenov saat ditemui di Kantor Radio Sonora, Jakarta, pada Kamis, 16 April 2026.
Sergei menjelaskan bahwa Rusia pernah menurunkan harga minyak pada tahun 2022 ketika sanksi dari berbagai negara barat memberatkan perekonomian Rusia akibat konflik Ukraina.
Saat itu menjadi masa-masa sulit sehingga Rusia memberikan diskon besar-besaran kepada negara mana pun yang ingin bekerja sama di bidang energi, kata Sergei.
Sekarang, setelah Februari tahun ini, situasinya telah berubah drastis karena banyak negara justru menginginkan harga diskon untuk mendapatkan minyak dari Rusia.
Sergei menyebut fenomena permintaan diskon ini sebagai harga kawan, namun ia menegaskan secara resmi pemerintah Rusia tidak menjual minyak langsung.
Ini adalah ekonomi pasar, tidak ada teman dalam bisnis, pungkas Sergei menegaskan bahwa tidak ada istilah harga kawan dalam transaksi energi Rusia.
Meskipun demikian, Rusia memastikan negaranya siap menjual minyak ke Indonesia karena Presiden Putin telah memberi penekanan agar perusahaan minyak Rusia siap melayani negara mana pun.
Jika mereka serius, jika mereka ingin memiliki kontrak jangka panjang dan membeli minyak Rusia, bahkan untuk negara barat sekalipun kami siap menyediakan, ucap Sergei.
Ia menambahkan bahwa Rusia adalah pemasok sumber daya energi yang sangat bertanggung jawab dan berkelanjutan bagi semua negara yang ingin membeli.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok