Berita, Nasional

Prof. Henri Subiakto Sebut Jokowi Sumber Masalah Bangsa

Repelita.id

08 November 2026 19:57 WIB

Prof. Henri Subiakto Sebut Jokowi Sumber Masalah Bangsa
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga Prof Henri Subiakto secara terbuka menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai sumber masalah bangsa Indonesia.

ADVERTISEMENT

Pernyataan keras tersebut disampaikan Henri Subiakto melalui unggahan pada akun media sosial X miliknya pada hari Minggu, 8 November 2026.

Ia mengungkapkan bahwa pandangannya terhadap mantan Wali Kota Solo tersebut mulai berbalik arah sejak penghujung tahun 2022 setelah menemukan berbagai fakta yang bertolak belakang dengan citra publik Jokowi.

Pada mulanya, Henri mengaku sempat percaya bahwa Jokowi merupakan sosok pemimpin yang bersahaja serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dalam memimpin negara.

Berbagai kabar miring yang menyoroti kepemimpinan Jokowi kala itu sempat dianggapnya sekadar narasi negatif dari pihak-pihak yang tidak menyukainya.

Namun, keyakinan tersebut perlahan runtuh seiring ditemukannya sejumlah bukti nyata yang memperlihatkan perbedaan mencolok antara ucapan dan tindakan Jokowi di lapangan.

“Dulu saya juga percaya Jokowi itu pemimpin jujur dan sederhana. Kalau ada informasi yang mengungkap keburukan Jokowi, saya anggap hanyalah produk orang-orang yang membencinya. Tapi sejak akhir 2022 saya menemukan banyak bukti, yang membuat makin meyakini bahwa Jokowi itu, antara apa yang diucapkan dan ditampilkan sangat beda dengan kenyataan,” ujar Henri.

Meskipun mengakui adanya pembangunan berbagai proyek infrastruktur selama era pemerintahan Jokowi, Henri menilai capaian fisik tersebut tidak serta-merta menghapus berbagai kerusakan mendasar yang ditimbulkan.

Ia bahkan menuding Jokowi beserta keluarganya memiliki sifat serakah namun keburukan tersebut berhasil ditutupi secara rapi oleh operasi pencitraan besar-besaran.

“Jokowi walau sudah membangun infrastruktur, tapi faktanya di sisi lain dia adalah sumber masalah bangsa ini. Jokowi dan keluarganya itu asli sangat greedy tapi semua keburukan nyata itu bisa ditutupi,” katanya.

Menurut pengamatan Henri, pembentukan persepsi positif terhadap Jokowi dijalankan melalui strategi komunikasi terstruktur yang melibatkan jaringan buzzer, lembaga survei, media massa, organisasi kemasyarakatan, hingga barisan pendukungnya.

Melalui mesin pencitraan masif itulah, sosok Jokowi berhasil dipoles sehingga dipandang sebagai pemimpin baik dan layak mendapat penghormatan luas dari masyarakat.

Kendati demikian, Henri meyakini bahwa kebenaran pada akhirnya akan terungkap dan menenggelamkan segala bentuk kejahatan yang selama ini disembunyikan.

Ia pun menyinggung polemik seputar identitas dan keabsahan ijazah Jokowi hingga skandal penyadapan ilegal yang diduga dilakukan oleh orang-orang terdekat serta loyalis sang mantan presiden.

“Kebenaran senantiasa akan muncul untuk menghukum dan menenggelamkan kejahatan yang nyata. Dimulai dengan persoalan identitas dan ijazah. Kemudian terbukanya kasus penyadapan yang faktanya dilakukan oleh orang-orang yang selama ini terbukti dekat dan loyal kepadanya. Gusti Allah ora sare. Pak!!” pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung