Berita, Nasional

Progres Koper Haji Baru 74% di Saudi Airlines & 50,8% di Garuda, HNW Kritik Perbedaan Penjelasan Menhaj dan Wamenhaj

Repelita.id

14 April 2026 22:01 WIB

Progres Koper Haji Baru 74% di Saudi Airlines & 50,8% di Garuda, HNW Kritik Perbedaan Penjelasan Menhaj dan Wamenhaj
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Jemaah haji mulai masuk asrama pada 21 April 2026 mendatang, namun masalah distribusi koper masih bermasalah dan biaya tambahan avtur juga membuat bingung karena perbedaan penjelasan antara Menteri Haji dan Wakil Menteri Haji.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Hidayat Nur Wahid, mengungkapkan dalam Rapat Kerja di Gedung Nusantara II, Senayan pada Selasa, 14 April 2026 bahwa progres distribusi koper baru mencapai 74 persen untuk Saudi Airlines dan 50,8 persen untuk Garuda Indonesia.

ADVERTISEMENT

Ini menunjukkan masih ada persentase yang cukup besar belum terselesaikan, sementara waktu keberangkatan jemaah sudah semakin dekat yakni sekitar 21 atau 22 April, ujar Hidayat.

Ia menegaskan bahwa pengadaan koper ini mestinya tidak sekadar dikoreksi, dan bila ada wanprestasi harus ada punishment agar tidak terulang di masa mendatang.

Selain masalah koper, Hidayat juga menyoroti perbedaan penjelasan antara Menteri Haji dan Wakil Menteri Haji terkait sumber pembiayaan tambahan untuk kenaikan biaya avtur.

Wakil Menteri Haji sebelumnya menyampaikan bahwa selisih biaya tidak akan dibebankan kepada jemaah dan akan ditutup melalui efisiensi APBN sebesar Rp1,7 triliun.

Namun dalam rapat terbaru, Menteri Haji justru menyampaikan bahwa komponen tersebut akan diambil dari Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) serta komponen biaya penerbangan jemaah.

Ini tentu dua hal yang tidak serta-merta sama, yang semula dinyatakan dari APBN kini disebutkan bersumber dari BPIH, sehingga perlu ada penjelasan yang terbuka dan transparan, ujar Hidayat.

Kepercayaan jemaah harus dijaga dengan keterbukaan informasi dan konsistensi kebijakan, jangan sampai ada perbedaan penjelasan yang justru menimbulkan keraguan di tengah masyarakat, pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung