Berita, Nasional

PSI Siap Hadang Penjatuhan Pemerintahan, Tegaskan Dukungan Penuh Prabowo-Gibran Dua Periode

Repelita.id

06 September 2026 21:39 WIB

PSI Siap Hadang Penjatuhan Pemerintahan, Tegaskan Dukungan Penuh Prabowo-Gibran Dua Periode
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia secara tegas menyampaikan sikap politiknya untuk terus berdiri kokoh di dalam barisan koalisi pendukung pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sampai masa jabatan kepemimpinan tersebut tuntas.

Kekuatan partai berlambang mawar tersebut dipastikan siap melawan setiap gerakan maupun upaya pihak tertentu yang berambisi menggulingkan kekuasaan pemerintahan yang sah sebelum waktunya tiba.

ADVERTISEMENT

Pernyataan sikap resmi itu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia Andy Budiman melalui keterangan tertulis pada hari Minggu tanggal enam bulan September tahun dua ribu dua puluh enam.

Pihaknya menekankan bahwa seluruh kader partai di berbagai tingkatan memiliki soliditas tinggi untuk mengawal jalannya mandat konstitusional agar dapat berlanjut hingga dua periode kepemimpinan nasional.

PSI akan melawan setiap upaya menjatuhkan pemerintahan di tengah jalan. Kami mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran dua periode, semua kader juga kompak menyukseskan, kata Andy dalam keterangan tertulis, Minggu (6/9/2026).

Menanggapi dinamika politik yang berkembang, Andy menilai bahwa perbedaan sudut pandang maupun kritik terhadap kebijakan penguasa merupakan hal yang lumrah dalam negara demokrasi.

Kendati demikian, penyampaian kritik tersebut wajib disalurkan lewat jalur konstitusional yang berlaku alih-alih membentuk gerakan tersembunyi guna menumbangkan kekuasaan secara paksa.

PSI meyakini perbedaan pandangan maupun kritik terhadap pemerintah seharusnya melalui mekanisme yang tersedia, bukan membangun gerakan untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah, ujarnya.

Sikap tegas partai tersebut merupakan respons atas kemunculan pernyataan kontroversial dari Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang sempat menyinggung potensi terjadinya percepatan agenda politik menjelang pesta demokrasi mendatang.

Sebelumnya, video berdurasi singkat yang menampilkan Budi Arie mengenakan kemeja batik sempat beredar luas dan memperbincangkan perihal percakapannya dengan Presiden ketujuh Republik Indonesia Joko Widodo.

Dalam rekaman tersebut, dirinya mengaku memiliki kepekaan insting bahwa konstelasi politik nasional berpotensi bergerak jauh lebih cepat dibandingkan perkiraan jadwal tahun dua ribu sembilan.

Saya punya insting, ini lebih cepat dari 2029, kata Budi Arie dalam video tersebut.

Selepas melontarkan lontaran yang memicu polemik tersebut, tokoh relawan itu sempat melontarkan pertanyaan terbuka kepada forum mengenai skenario percepatan ketika para elit masih fokus menatap kontestasi masa depan.

Tidak berselang lama, ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka serta mengklarifikasi bahwa pandangan tersebut murni pemikiran pribadinya tanpa ada kaitan apa pun dengan Joko Widodo.

Kendati demikian, respons keras tetap ditunjukkan oleh jajaran pimpinan pusat partai pendukung pemerintah karena menilai wacana tersebut berpotensi menimbulkan ketidakstabilan politik.

Hal yang dilakukan Budi Arie adalah adu domba yang jahat. Upaya menjatuhkan pemerintahan yang sah hanya akan menjadikan rakyat sebagai tumbal dari ambisi segelintir elite yang tidak tahu diri, tegas Andy.

Legitimasi kepemimpinan Prabowo dan Gibran dinilai sangat kuat karena lahir dari proses konstitusional yang sah serta mendapatkan mandat langsung dari rakyat pemilih pada perhelatan akbar sebelumnya.

Oleh sebab itu, partai tersebut berkomitmen penuh untuk terus mendampingi, mengamankan, serta memastikan seluruh program kerja strategis pemerintah dapat berjalan mulus hingga akhir masa bakti.

Sekali lagi, PSI tetap konsisten dalam barisan koalisi untuk membantu, menjaga, dan memastikan pemerintahan berjalan sampai akhir, kata Andy.

Konsistensi tersebut diwujudkan dalam bentuk sikap siaga penuh untuk menghadapi segala bentuk rongrongan politik yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional demi keutuhan bangsa.

Kalau ada pihak-pihak yang ingin menjatuhkan pemerintahan di tengah jalan, akan kami hadang dan lawan. Ini demi kepentingan bangsa dan negara, pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung