Berita, Nasional

Purbaya Sebut Prabowo Sosok Pintar, Denny Sumargo: Tapi Kok Bisa Dikibulin si Dadan?

Repelita.id

03 July 2026 19:56 WIB

Purbaya Sebut Prabowo Sosok Pintar, Denny Sumargo: Tapi Kok Bisa Dikibulin si Dadan?
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan kekagumannya terhadap sosok Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah sesi bincang santai bersama Denny Sumargo.

Purbaya menyebut bahwa kepala negara merupakan sosok pemimpin yang sangat cerdas, responsif terhadap masukan, serta memiliki ketajaman daya ingat yang luar biasa.

ADVERTISEMENT

Dia (Prabowo) orang pintar, cepat sekali adjust-nya, ada menteri ngomong A 'pak saya gini gini', presiden tiba-tiba marah 'kamu kenapa lama banget? kamu saya suruh kenapa kamu minta waktu setahun lagi?'. (kata menteri) 'pak saya enggak minta setahun'. (Kata Prabowo) tadi kamu bisa minta studi kelayakan lagi, itu bisa minimal setahun, ungkap Purbaya.

Lebih lanjut, bendahara negara ini mengaku sering merasa berhati-hati saat memaparkan data anggaran karena presiden sangat teliti dalam memahami angka tersebut.

Jadi di situ saya tahu, presiden itu pintar banget, ingat angka-angka yang kita sebutkan, jadi habis itu saya enggak berani ngibul, kalau jelek kita ngomong aja biar dia ambil keputusan, dia itu orang pintar, imbuhnya.

Menanggapi pujian tersebut, Denny Sumargo melontarkan pertanyaan tajam terkait kasus korupsi Makan Bergizi Gratis yang melibatkan mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana.

Ia merasa heran bagaimana orang yang dianggap sangat pintar bisa kecolongan oleh tindakan bawahannya sendiri dalam kasus penyelewengan tersebut.

Tapi kok bisa (Prabowo) dikibulin si pak Dadan?, tanya Denny.

Purbaya juga memberikan jawaban diplomatis dengan menyatakan bahwa integritas presiden tidak perlu diragukan lagi, hanya saja sisi humanisnya cukup besar.

Bukan dikibulin, dia (Prabowo) tahu, dia (Prabowo) hatinya baik, jawab Purbaya singkat.

Menangapi pernyataan tersebut, Denny sempat memberikan celetukan ringan ke arah kamera merespons seolah-olah sosok presiden.

Maaf ya pak Presiden ya, timpal Denny.

Purbaya menjelaskan bahwa kebaikan hati presiden terkadang membuatnya memberikan kesempatan kepada orang yang dianggap bersalah agar bisa memperbaiki diri.

Pak presiden hatinya baik-baik saja. Yang enggak dipercaya juga tetap aja dia (Prabowo) baik. Karena saya pernah memecat orang, ya karena dia baik enggak jadi dipecat, padahal dia tahu kesalahan orang itu, jelasnya.

Meskipun demikian, sang menteri menegaskan bahwa presiden tetap memiliki ketegasan luar biasa terhadap segala bentuk ancaman yang membahayakan kelangsungan negara.

Tapi kalau sampai titik mendekati negara kita sikat. Kita enggak pernah main-main masalah itu, tegasnya.

Terkait kritik masyarakat soal program Makan Bergizi Gratis, Purbaya menegaskan bahwa pihaknya berani mengambil risiko untuk melakukan perbaikan berkelanjutan demi efisiensi masa depan.

Setiap usaha baru ada risikonya, berani enggak ambil risiko? kalau saya akan ambil, tapi nanti kita perbaiki terus ke depannya. Daripada saya ambil yang zaman dulu yang jeblok. Kan masih jalan (programnya), menyimpulkan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung