Berita, Nasional

Puslabfor Polri Bongkar Hasil Uji Tinta dan Kertas Ijazah Jokowi, Hasilnya Bikin Polemik Makin Panas

Repelita.id

11 August 2026 13:43 WIB

Puslabfor Polri Bongkar Hasil Uji Tinta dan Kertas Ijazah Jokowi, Hasilnya Bikin Polemik Makin Panas
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Isu kontroversial terkait polemik ijazah milik Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo, kembali mencuat ke permukaan publik.

Pemeriksaan dokumen penting tersebut sempat melibatkan peran vital dari Pusat Laboratorium Forensik Polri.

ADVERTISEMENT

Penyelidikan tidak hanya berfokus pada pencocokan berkas administrasi perkuliahan semata.

Tim ahli forensik turut menganalisis detail unsur fisik lembaran ijazah secara mendalam.

Aspek yang diteliti mencakup jenis kertas, varian tinta, hingga karakteristik material yang melekat pada dokumen.

Bareskrim Polri sebelumnya mengumumkan bahwa ijazah strata satu Joko Widodo dipastikan identik dengan dokumen pembanding.

Kesimpulan tersebut menyatakan bahwa surat tanda kelulusan itu asli dan sah secara hukum.

Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, Sigit Sunarta, sempat memaparkan tahapan investigasi tersebut.

Pernyataan itu disampaikan pihak kampus dalam agenda klarifikasi resmi pada 22 Agustus 2025 lalu.

Menurut Sigit, pemeriksaan berlangsung secara menyeluruh terhadap fisik dokumen yang sudah berusia puluhan tahun.

Tim penyelidik mencocokkan nomor induk mahasiswa beserta catatan registrasi akademik.

Komponen fisik seperti jenis kertas dan tinta turut diuji demi membuktikan kesesuaian masa perkuliahan di UGM.

"Mulai dari tintanya, kertasnya, dan lain sebagainya," kata Sigit dalam klarifikasi tersebut.

Hasil pengujian laboratorium membuktikan bahwa dokumen yang diteliti merupakan barang autentik.

Artinya, pembuktian keaslian tidak sekadar bersandar pada arsip administrasi perguruan tinggi.

Bareskrim Polri pada Mei 2025 menyimpulkan bahwa ijazah nomor 1120 milik Jokowi sah setelah melalui uji forensik.

Penyidik tidak menemukan indikasi tindak pidana dalam laporan pengaduan yang sempat bergulir.

Rangkaian penyelidikan melibatkan pemeriksaan terhadap 39 orang saksi di 13 lokasi berbeda.

Lokasi tersebut meliputi SMA Negeri 6 Surakarta dan kompleks kampus Universitas Gadjah Mada.

Polisi turut meneliti berbagai berkas pendukung seperti formulir pendaftaran hingga kartu hasil studi.

Bahkan, karya tulis skripsi milik Jokowi turut menjadi objek penelitian aparat.

Analisis menunjukkan bahwa skripsi tersebut diketik memakai mesin tik manual sesuai standar tahun 1985.

Pihak universitas menegaskan bahwa Jokowi merupakan lulusan sah Fakultas Kehutanan UGM.

Kampus menyimpan arsip lengkap yang merekam rekam jejak akademik dari masa kuliah hingga wisuda.

Seluruh dokumen penunjang tersebut telah diserahkan kepada penegak hukum guna kepentingan verifikasi perkara.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung