Repelita Jakarta - Gelombang kritik pedas kembali menghiasi ruang publik maya pada tanggal 2 September 2026 menyoroti penanganan masalah lingkungan serta sikap pejabat negara.
Sorotan tajam tersebut dilontarkan oleh akun @ch_chotimah2
ADVERTISEMENT
yang membagikan tautan pemberitaan mengenai pernyataan kontroversial petinggi instansi terkait bencana kabut asap.
Unggahan kritikan tajam dari pemilik akun tersebut ditampilkan secara utuh tanpa ada pengubahan redaksional sedikit pun sebagai berikut: Dulu sama Anies bilang, kalau salahkan angin untuk apa ada pemerintahan, ini sekarang menteri sendiri, masa diam?@prabowo @Gerindra @bang_dasco.
Pernyataan bernada sindiran itu langsung memicu perhatian luas dari warganet serta mengundang berbagai tanggapan di kolom balasan platform digital tersebut.
Pemilik akun yang sama kembali menuliskan ulasan tambahan yang menyoroti beban masyarakat akibat ketidakbecusan kinerja aparatur pemerintahan dalam menyelesaikan persoalan mendasar di lapangan.
Cuitan lanjutan dari akun tersebut dimuat secara persis tanpa perubahan teks sedikit pun sebagai berikut: Untuk habisin duit rakyat.
Dia yang nggak becus kerja, rakyat lagi yang nanggung.
Berbagai respons dan pandangan kritis turut disampaikan oleh para pengguna media sosial lainnya untuk merespons polemik penanganan lingkungan hidup tersebut.
Pengguna akun @Destiny_Kurn
melontarkan desakan keras agar jajaran pejabat kementerian terkait segera dievaluasi demi keselamatan kelestarian hutan nusantara.
Tanggapan dari akun tersebut disalin secara utuh tanpa perubahan redaksional sedikit pun sebagai berikut: Semakin cepat pecat menhut semakin baik hutan di Indonesia.
Diskusi digital itu semakin semarak setelah akun @Boedak_Korporat
ikut memberikan tanggapan mempertanyakan konsistensi perbandingan kebijakan pemerintahan saat ini dengan figur kepala daerah masa lalu.
Komentar warganet tersebut ditulis persis apa adanya tanpa perubahan sedikit pun sebagai berikut: sekarang dikit² dibandingin sama Anies? ga malu mas Andi?.
Berbagai perdebatan panas ini mencerminkan tingginya tingkat kepedulian serta kekritisan publik terhadap efektivitas kinerja kabinet dalam merespons krisis ekologi di tanah air. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Dulu sama Anies bilang, kalau salahkan angin untuk apa ada pemerintahan, ini sekarang menteri sendiri, masa diam?😊@prabowo @Gerindra @bang_dasco
— Chusnul ch💞timah (@ch_chotimah2) September 2, 2026
Raja Juli Sebut Asap Tak Punya KTP, Chusnul Chotimah Sentil Prabowo: Jangan Cuma Berani Sama Anieshttps://t.co/AavECwDt70 https://t.co/dnH1TQMfgW pic.twitter.com/PFUUhpRlCM