Berita, Nasional

Retno Listyarti: Yang Dibutuhkan Negara Kita Itu Makan Gratis atau Pendidikan Gratis?

Repelita.id

12 April 2026 20:08 WIB

Retno Listyarti: Yang Dibutuhkan Negara Kita Itu Makan Gratis atau Pendidikan Gratis?
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Perdebatan soal prioritas anggaran kembali mencuat seiring pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto, di mana pemerhati pendidikan dan anak Retno Listyarti turut angkat suara dengan menyoroti arah kebijakan yang dinilai perlu ditinjau ulang.

Retno secara terbuka mempertanyakan fokus kebijakan pemerintah saat ini dengan mengajukan pertanyaan mendasar tentang kebutuhan negara.

ADVERTISEMENT

"Yang dibutuhkan negara kita itu makan gratis atau pendidikan gratis?," ujar Retno dikutip pada Minggu (12/4/2026).

Ia menyinggung besarnya anggaran yang digelontorkan untuk program MBG yang dinilai menyedot triliunan rupiah padahal tidak diamanatkan oleh konstitusi.

"Karena makan gratis juga menyedot triliunan dan tidak amanat konstitusi untuk makan gratis," ucapnya.

Retno menyatakan bahwa pemenuhan kebutuhan makan seharusnya tetap menjadi tanggung jawab keluarga dengan dukungan negara melalui penyediaan lapangan pekerjaan yang memadai.

"Biarlah makan gratis itu diurus orangtua, untuk orangtua bisa makanin yang benar bergizi, kasih pekerjaan orangtuanya itu ya g harus dibangun," tukasnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar yang secara jelas dan tegas diatur dalam konstitusi sebagai amanat yang harus dipenuhi negara.

"Jadi, yang kedua adalah kalau soal makan biar urusan orangtua dan orang tua dikasih pekerjaan, maka urusan pendidikan hak asasi dasar, yang harus dipenuhi negara, konstitusi, bukan cuma undang-undang," imbuhnya.

Retno menambahkan bahwa negara memiliki kewajiban penuh dalam pembiayaan pendidikan dasar hingga menengah berdasarkan amanat konstitusi.

"Bahkan di atas undang-undang, konstitusi menyebutkan untuk pendidikan dasar dan menengah, maka wajib, di situ disebutkan negara membiayai loh," jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa konstitusi merupakan kesepakatan bersama seluruh komponen bangsa yang harus dijalankan oleh pemerintah yang sedang berkuasa.

"Itu kan amanah, negeri ini dibangun kemudian ada konstitusi itu adalah sebuah kesepakatan bersama," tandasnya.

Retno pun menekankan pentingnya komitmen dan niat baik dari pemerintah saat ini untuk menjalankan amanat konstitusi tersebut dengan sungguh-sungguh.

"Nah negara sekarang yang sedang berkuasa, harus punya politik dan niat baik untuk mengerjakan itu dong," kuncinya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung