Repelita [Jakarta] - Aktor kenamaan Reza Rahadian melayangkan kritik tajam terhadap kondisi pendidikan dasar di Indonesia yang dinilainya belum menyentuh persoalan mendasar.
Dalam artikel opininya ia membeberkan data memprihatinkan terkait ratusan ribu ruang kelas sekolah dasar yang mengalami kerusakan fisik.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan data statistik Kemendikdasmen tahun ajaran 2025/2026 terdapat hampir 734.000 ruang kelas SD atau sekitar 61 persen yang berstatus rusak ringan hingga berat.
Selain itu sebanyak 78.000 perpustakaan sekolah dasar atau sekitar 63 persen juga berada dalam kondisi serupa yang membahayakan keselamatan jutaan murid.
Kondisi tersebut dinilai mengalami peningkatan drastis jika dibandingkan dengan data kerusakan fasilitas pendidikan pada satu dekade lalu.
Reza menyoroti prioritas pengalokasian anggaran negara yang dinilai lebih mengedepankan program politik ketimbang pembenahan sarana belajar serta kesejahteraan guru honorer.
Langkah pengalokasian anggaran tersebut dinilai mengabaikan amanat konstitusi terkait pemenuhan hak-hak dasar pendidikan bagi anak bangsa.
Gelombang tanggapan publik langsung membanjiri platform media sosial usai gagasan tersebut dipublikasikan.
Pengguna akun @murti_3598
menyampaikan pandangannya mengenai situasi tersebut:
"Reza Rahadian nulis kritik tajam di Kompas ini adalah tamparan keras sekaligus bukti kalau negara ini memang sedang 'sakit jiwa'. Bayangkan, 400 ribu ruang kelas dibiarkan hancur lebur dan mengancam nyawa jutaan anak bangsa, tapi rezim bajingan ini malah lebih sudi bakar duit ratusan triliun demi "kosmetik kebijakan" yang menyesatkan nalar publik.
Penguasa kita tidak ubahnya Tie Patkai: bebal saat dikritik, tapi paling depan menguras aset."
Berbagai komentar balasan turut disampaikan para warganet di kolom tanggapan platform tersebut:
Melalui akun @edhiehdarwis
dituliskan:
"Negeri ini mulai rusaknya diawali saat launching Muldongo. 10 thn kemudian negeri ini makin ga jelas. Pasca Muldongo di perparah oleh rejim gemoy.... kepikiran, anak cucu kita kelak gmn nasibnya???"
Sementara itu akun @sangadji9
menyampaikan:
"Bersyukur msh ada artis ternama mau peduli dengan kondisi negara yang sedang salah urus ini, semoga masih banyak yang waras"
Adapun akun @ardhimenyenk
merespons:
"Setuju banget.. pendidikan dasar adalah pondasi yg fundamental untuk membangun karakter siswa dasar untuk lebih berkarakter."
Pengguna akun @annie_nugraha
mengutarakan pandangannya:
"Sudah baca juga. Tulisan tajam, by data, dan mengena. Gak nyangka Reza bisa menulis opini sebagus ini."
Selanjutnya akun @anungdebakoel
berkomentar:
"kata mas @harisprijadias ...reza itu pasti antek ula koros 🤣🤣"
Tanggapan lain datang dari akun @witalavitta
:
"mewakili keresahan kita semua.. Reza udh ngungkapin lwt tulisan. tp taulah negara ini.... ... 😮💨😔"
Sementara akun @fransiscaroom
menyampaikan komentarnya:
"Habis gini, pelakunya tersinggung ga kira2? Udah tahu 'kan kalo lansia yang satu itu NPD garis keras dan suka mengada2. Ada gejala second childhood syndrom pula, minta dimaklumin terus."
Pengguna akun @gustinmedina
turut menuliskan reaksi:
"Reza Rahadian keknya uda muak banget ya sampe bikin tulisan gini di kompas 😭"
Kemudian akun @perjalanansugi
menambahkan:
"Keren, tulisannya lolos rubrik Opini Kompas."
Akun @aheng_herutomo
menyampaikan dukungannya:
"Teruskan Reza,....we proud of you whatever and whoever you are"
Tanggapan lain juga ditulis oleh akun @_kofarkor
:
"Soe Hok Gie versi milenial"
Terakhir akun @mustariambok
menutup dengan harapan:
"Makasih Bang Reza. Sudah mewakili kami. Berharap Prabowo baca tulisan mu Bang" (*)
Editor: 91224 R-ID Elok