Berita, Nasional

Rocky Gerung dan Susno Duadji Kritik Keras Kabinet Gemuk Serta Bobroknya Sistem Hukum Indonesia

Repelita.id

22 September 2026 19:16 WIB

Rocky Gerung dan Susno Duadji Kritik Keras Kabinet Gemuk Serta Bobroknya Sistem Hukum Indonesia
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Forum Pengayom Advokat Indonesia menyelenggarakan acara Dialog Kebangsaan bertajuk Hukum di Tengah Gelombang Perubahan melalui kanal YouTube JTVrekofficial.

Mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol Purn Susno Duadji menyoroti pentingnya independensi absolut bagi aparat penegak hukum seperti hakim, jaksa, dan polisi.

ADVERTISEMENT

Susno Duadji menegaskan perlunya sistem peradilan umum meniru efisiensi peradilan militer, terutama dalam hal kecepatan penanganan perkara.

Ia juga mendesak pemanfaatan teknologi informasi secara transparan agar pelapor, korban, maupun advokat dapat memantau dokumen penyidikan seperti SPDP dan SP2HP.

Menurut Susno Duadji, intervensi jabatan seperti mutasi sewenang-wenang oleh ketua lembaga peradilan harus dihentikan demi menjaga integritas.

Sementara itu, Pengamat Politik dan Militer Selamat Ginting melayangkan kritik tajam terhadap wacana pembentukan kabinet pemerintahan baru yang super gemuk.

Selamat Ginting mengingatkan memori sejarah enam dekade lalu saat Presiden Soekarno membentuk kabinet berisi 100 menteri yang memicu kebangkrutan ekonomi dan inflasi 650 persen.

Ia mempertanyakan tolak ukur Presiden Prabowo Subianto dalam mempertahankan para pembantunya, apakah berdasarkan performa kerja, loyalitas, atau sekadar akomodasi koalisi.

Ginting melihat bahwa lebih dari separuh menteri yang ada saat ini menunjukkan performa buruk dan dinilai publik tidak layak dipertahaman.

Pada kesempatan yang sama, Pengamat Politik Rocky Gerung menyerukan agar para advokat tidak sekadar mengekor atau masuk ke dalam lingkaran kabinet bayangan.

Rocky Gerung menuntut profesi hukum ini berani bertindak sebagai devis's advocate untuk membongkar serta mengkritisi berbagai penyimpangan kekuasaan yang korup.

Ia juga membedah ulang adagium hukum klasik fiat justitia ruat caelum yang bermakna tegakkan keadilan kendati langit runtuh.

Bagi Rocky Gerung, tantangan krusial saat ini adalah merumuskan argumentasi logis mengenai penyebab mengapa sistem hukum di Indonesia bisa mengalami keruntuhan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung