Repelita Jakarta - Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden Joko Widodo, Roy Suryo, menampilkan ijazah Universitas Gadjah Mada milik istrinya, Ismarindayani Priyanti, sebagai bahan perbandingan dengan ijazah Jokowi.
Dokumen tersebut ditunjukkan untuk membantah adanya tulisan Gadhaj Adam dalam ijazah UGM yang menjadi salah satu poin kontroversi dalam perkara ini.
ADVERTISEMENT
Roy sekaligus membantah klaim dari Ketum Jokowi Nusantara Bersatu, Andi Azwan, yang menyatakan bahwa tulisan Gadhaj Adam memang ditemukan pada ijazah UGM untuk tahun-tahun tertentu.
"Saya menampilkan ijazah, ini pacar saya, mantan pacar, ini istri saya, ijazah asli dari UGM ada embossnya, ada watermark-nya, dan tidak ada tulisan Gadhaj Adam. Jadi tidak ada setiap tahun ada Gadhaj Adam-nya," ujar Roy dalam program Rakyat Bersuara di iNews pada Selasa (5/5/2026).
Roy juga meminta pihak Universitas Gadjah Mada untuk memberikan penjelasan resmi atas temuan tulisan Gadhaj Adam yang ada pada ijazah Jokowi.
Menurutnya, penjelasan dari UGM tidak boleh sekadar memvalidasi apa yang telah ditemukan baru-baru ini tanpa kajian mendalam.
"UGM harus memberikan penjelasan dan sampai detik ini belum ada keterangan yang itu namanya security index. Jangan-jangan nanti di-backdate lagi keterangan," tutur Roy.
Pakar telematika itu mengungkap adanya temuan kejanggalan lain pada ijazah Jokowi yang terungkap saat program Rakyat Bersuara pada tanggal 21 April 2026 lalu.
Saat itu, Rismon Sianipar menampilkan barang bukti ijazah Jokowi yang disebut berasal dari foto yang diunggah oleh politisi PSI bernama Dian Sandi.
Roy bersama dengan salah seorang peneliti yang akrab disapa Topi Merah menemukan bahwa tulisan nama universitas pada barang bukti tersebut tidak sesuai dengan nama asli universitas.
Pada emboss ijazah tersebut, tertulis Universitas Gadhaj Adam, bukan Universitas Gadjah Mada seperti yang seharusnya.
"Di emboss-nya itu bukan Universitas Gadjah Mada, tapi Universitas Gadhaj Adam," kata Roy di Jakarta Selatan pada Sabtu (25/4/2026).
Temuan ini semakin memperkuat keraguan publik terhadap keaslian ijazah yang selama ini menjadi polemik berkepanjangan.
Hingga saat ini, Universitas Gadjah Mada belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan Roy Suryo untuk menjelaskan temuan tulisan Gadhaj Adam tersebut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok