Berita, Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp17.121, Analis: Ancaman Trump Tutup Selat Hormuz Picu Ketidakpastian

Repelita.id

13 April 2026 16:44 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.121, Analis: Ancaman Trump Tutup Selat Hormuz Picu Ketidakpastian
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Nilai tukar rupiah pada Senin pagi melemah 17 poin atau 0,10 persen menjadi Rp17.121 per dolar AS dari penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.104 per dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dipicu oleh ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menutup Selat Hormuz setelah perundingan dengan Iran gagal mencapai kesepakatan.

ADVERTISEMENT

“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS di tengah meningkatnya ketidakpastian seputar geopolitik di Timur Tengah, menyusul ancaman Trump menutup Selat Hormuz setelah perundingan yang gagal dengan Iran,” ucap Lukman kepada Antara di Jakarta pada Senin (13/4/2026).

Mengutip Sputnik, Trump menyatakan bahwa AS akan segera memulai blokade di Selat Hormuz untuk mencegah Iran melakukan apa yang disebutnya sebagai pemerasan.

Trump menambahkan bahwa Angkatan Laut AS akan memblokade semua kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz hingga semua pihak diizinkan masuk dan keluar secara bebas.

Berdasarkan pernyataan Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran Ebrahim Aziz, setiap kapal yang melintasi Selat Hormuz akan diwajibkan membayar pungutan.

Pemerintah Iran merasa harus menetapkan sistem pengelolaan dan pengendalian untuk Selat Hormuz dan Teluk Persia.

Karena itu, setiap kapal yang ingin masuk berdasarkan kepentingan nasional Iran harus membayar pungutan yang telah ditentukan.

“Apabila situasi di Timur Tengah tidak membaik, maka harga diperkirakan akan terus melambung dan meningkatkan prospek kenaikan suku bunga oleh The Fed,” kata Lukman.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, ia memprediksi bahwa rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp17.050 hingga Rp17.200 per dolar AS dalam waktu dekat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung