Berita, Nasional

Said Didu: Sejak Suahasil Diangkat Jadi Menkeu Ganti Purbaya, Nilai Tukar Rupiah dan Saham Terus Melemah

Repelita.id

21 September 2026 23:27 WIB

Said Didu: Sejak Suahasil Diangkat Jadi Menkeu Ganti Purbaya, Nilai Tukar Rupiah dan Saham Terus Melemah
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Muhammad Said Didu melontarkan sorotan tajam mengenai situasi finansial negara.

Ia mengaitkan pergerakan pasar modal serta nilai tukar mata uang yang menunjukkan tren koreksi semenjak pergantian menteri keuangan.

ADVERTISEMENT

Kritik pedas itu disebarkannya melalui sebuah unggahan pada platform digital X pada hari Senin, 21 September 2026.

Didu menyatakan secara terbuka bahwa pelemahan ekonomi terjadi berturut-turut setelah Suahasil Nazara menggantikan posisi Purbaya Yudhi Sadewa.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Muhammad Said Didu melalui akun pribadinya yang dikutip pada Senin, 21 September 2026.

"Sejak Menkeu Pak Suhasil diangkat jadi Menkeu Nilai Tukar Rupiah dan Harga saham terus melemah," kata Didu dikutip dari unggahannya di X, Senin (21/9/2026).

Indikasi pelemahan itu memang terbukti nyata pada penutupan perdagangan bursa domestik hari Senin, 21 September 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan terpantau merosot 0,88 persen dan harus parkir di level 6.384,73.

Angka tersebut merepresentasikan penurunan sebesar 56,43 poin apabila dibandingkan dengan posisi akhir sesi perdagangan sebelumnya.

Menjelang akhir pekan pada Jumat, 18 September 2026, posisi penutupan indeks berada di level 6.441,16.

Sepanjang sesi perdagangan berlangsung, pergerakan indeks saham domestik bergerak sangat fluktuatif di tengah tekanan pasar.

Indeks sempat dibuka menguat pada level 6.446,8 dan menyentuh posisi tertinggi harian di angka 6.451,3.

Namun, gelombang aksi jual menyeret pergerakan indeks hingga menyentuh level terendahnya pada posisi 6.381,5.

Tekanan sentimen pasar yang masif juga terlihat jelas dari mayoritas saham yang diperdagangkan di lantai bursa.

Sebanyak 354 emiten tercatat ditutup melemah, sedangkan 280 saham berhasil menguat, dan 156 lainnya stagnan.

Total nilai transaksi perdagangan saham pada hari tersebut mencapai angka sekitar Rp11,85 triliun.

Aktivitas perdagangan mencatatkan volume sebesar 26,91 miliar saham dengan frekuensi transaksi mencapai sekitar 1,83 juta kali.

Kondisi koreksi serupa juga melanda pasar valuta asing domestik yang menekan pergerakan nilai tukar rupiah.

Mata uang Garuda harus ditutup melemah sebesar 89 poin atau tergerus 0,50 persen.

Posisi rupiah terkoreksi ke level Rp17.847 per dolar Amerika Serikat dari posisi sebelumnya Rp17.758 per dolar Amerika Serikat.

Dinamika pelemahan ekonomi ini berjalan beriringan dengan rotasi kepemimpinan di sektor fiskal nasional.

Pelantikan Suahasil Nazara sebagai menteri keuangan yang baru telah dilangsungkan pada hari Senin, 14 September 2026.

Suahasil resmi menduduki kursi jabatan menteri tersebut untuk menggantikan pejabat sebelumnya yakni Purbaya Yudhi Sadewa.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan tersebut diselenggarakan secara khidmat di kompleks Istana Merdeka, Jakarta.

Selepas mengikuti pelantikan resmi, Suahasil menyampaikan pandangannya mengenai penugasan baru yang diberikan kepadanya.

Ia menekankan bahwa posisi strategis tersebut merupakan bentuk amanah dan kepercayaan penuh dari kepala negara.

Berikut adalah transkrip pernyataan lengkap yang disampaikan oleh Suahasil Nazara usai menjalani pelantikan kenegaraan tersebut.

"Tentu ini adalah bentuk kepercayaan dari Bapak Presiden dan dari negara Republik Indonesia kepada saya, dan saya menyampaikan terima kasih untuk kepercayaan tersebut. Dan semoga juga bisa menjalankan amanah yang diberikan oleh Bapak Presiden," kata Suahasil usai pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta.

Menariknya, pejabat baru tersebut mengaku baru menerima kabar penunjukannya sebagai menteri keuangan pada hari Senin pagi.

Ia kemudian diminta oleh pihak istana agar segera mempersiapkan diri mengikuti prosesi pelantikan pada sore harinya.

"Saya disampaikan tadi pagi dan untuk bersiap untuk pelantikan pada sore hari ini," ujarnya memberikan keterangan kepada awak media.

Pergantian mendadak tersebut langsung menempatkan Suahasil di pucuk pimpinan kementerian yang sebelumnya diisi oleh Purbaya.

Kendati demikian, Suahasil mengaku belum sempat menjalin komunikasi langsung dengan pejabat pendahulunya tersebut.

Ia menegaskan bahwa tidak ada kontak atau pertemuan formal yang dilakukan setelah pengumuman penunjukannya.

“Enggak ada. Hari ini enggak ada," pungkasnya saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai komunikasi dengan Purbaya(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung