Repelita [Jakarta] - Dunia media sosial tanah air kembali dihebohkan dengan pernyataan kontroversial dari Muhammad Said Didu yang menyoroti pergerakan politik nasional.
Melalui akun media sosial Muhammad Said Didu
ADVERTISEMENT
yang diunggah pada 13 Agustus 2026 pukul 06.04 WIB, ia melontarkan narasi mengenai adanya koordinasi kekuatan politik yang terstruktur.
Pernyataan tersebut berbunyi: Terbentuk jaringan Solo - Bandung yg diatur dari Singapura pake pasukan gajah. Itu saja.
Unggahan ini segera memicu gelombang reaksi dari berbagai kalangan warganet dengan beragam sudut pandang yang saling bersahutan di kolom komentar.
Akun Zulfikar Ajja menanggapi dengan pertanyaan kritis: Knp kau yg sibuk du, emang masalah buat anda.
Sementara itu, akun Akasik memberikan perspektif analisis terkait dinamika kekuasaan: Menurut saya itu semua konflik yang direkayasa untuk kepentingan jangka panjang koalisi.
Tak sedikit pula warganet yang memberikan pembelaan terhadap sosok yang disinggung dalam kicauan tersebut.
Akun Jeruji Besi menuliskan opininya: Berarti betapa kuat dan lincah strategi dia ya pak, yg di anggap para pembenci nya plonga plongo, jokodok, dungu, dan segala macam cacian kepada pak Jokowi.tapi belum ada yg bisa numbangin dia.
Kritik tajam juga datang dari beberapa pengguna lain yang mempertanyakan latar belakang mantan pejabat tersebut.
Ghifari menuturkan komentarnya: ocehan orang yg tidak punya jabatan lagi, waktu menjabat ya sama aja lebih parah bisa.giliran pensiun koar koar.tapi bukti nol besar.coba p Didu komentarnya tentang kasus Kalla group yg pembangkit listrik dong.biar imbang lah.
Diskusi daring semakin memanas dengan munculnya asumsi-asumsi liar mengenai siasat politik di wilayah Jawa Barat.
Arif Hidayat berpendapat: Karena kemarin ada penolakan dari masyarakat Jawa Barat, maka dia aturlah siasat..
Situasi ini terus berkembang menjadi diskursus yang melibatkan berbagai sentimen politik, termasuk isu mengenai kelompok daerah tertentu.
Harwoto menanggapi dengan sindiran: Begini klo geng makasar jadi pejabat, gimana juragan didu dan jk? Lebih parahkah.
Perdebatan ini mencerminkan tingginya tensi politik yang terjadi di ruang digital nasional saat ini.(*).
Editor: 91224 R-ID Elok
Terbentuk jaringan Solo - Bandung yg diatur dari Singapura pake pasukan gajah.
— Muhammad Said Didu (@msaid_didu) August 12, 2026
Itu saja