Repelita Jakarta - Seorang analis politik bernama Saiful Huda Ems menyebut mantan Presiden Joko Widodo sebagai manusia anomali karena perilakunya yang dinilai tidak lazim dalam menyikapi polemik ijazah.
Lazimnya orang mengeluarkan biaya banyak untuk proses pendidikan, tetapi tidak bagi Jokowi yang justru disebut mengeluarkan biaya besar untuk hal sebaliknya.
ADVERTISEMENT
"Karena Jokowi malah mengeluarkan banyak biaya, mungkin saja sampai puluhan miliar, hanya untuk menyembunyikan ijazahnya dengan menyewa banyak pengacara," kata Saiful dalam keterangan tertulisnya pada Selasa, 21 April 2026.
Yang membuat semakin aneh, lanjut Saiful, ketika ada orang yang meminta Jokowi untuk menunjukkan ijazah aslinya, orang tersebut malah dibully secara ramai-ramai oleh pihak tidak dikenal.
Bullying itu dilakukan melalui kabar hoaks penistaan agama yang sengaja disebarkan untuk menyerang dan mengintimidasi para pengkritik.
"Entah itu dilakukan oleh orang-orang bayarannya Jokowi, ataukah oleh orang-orang yang berhasil dibodohinya. Betul-betul anomali," tegas Saiful.
Ia menilai perilaku Jokowi dalam menangani polemik ini sangat tidak biasa dan membingungkan publik.
Saiful berharap Jokowi bersikap dewasa dan tidak membuat rakyat saling ribut satu sama lain gara-gara masalah ijazah.
"Sampai kapan semua persoalan tentang Jokowi ini selesai? Belum lagi ribut-ribut soal anaknya, Gibran Rakabuming Raka atau menantunya Bobby Nasution," ujar Saiful.
Ia menegaskan bahwa seharusnya seorang mantan presiden memberikan teladan yang baik kepada masyarakat.
Bukan justru menjadi sumber keributan dan perpecahan di tengah publik.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok