Berita, Nasional

Salah Desain Lambang Garuda Hari Lahir Pancasila BRIN Sampaikan Permohonan Maaf Terbuka

Repelita.id

02 June 2026 13:52 WIB

Salah Desain Lambang Garuda Hari Lahir Pancasila BRIN Sampaikan Permohonan Maaf Terbuka
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Lembaga riset milik pemerintah menjadi pusat perhatian publik setelah merilis materi publikasi digital yang keliru.

Kesalahan visual pada replika simbol negara dalam ucapan hari besar nasional memicu gelombang kritik di jagat maya.

ADVERTISEMENT

Ketidaksesuaian detail kelengkapan lambang negara tersebut terdeteksi pada momentum peringatan hari lahir ideologi bangsa.

Para pengguna internet menemukan kejanggalan pada jumlah helai komponen sayap serta bagian buritan pada figur burung mitologi tersebut.

Sajian gambar memperlihatkan struktur kiri dan kanan yang tidak simetris serta kekurangan jumlah helai pada bagian bawah perisai.

Padahal aturan baku perundang-undangan telah menetapkan angka filosofis yang rigid untuk setiap komponen satwa simbolis tersebut.

Anomali bentuk juga ditemukan pada ornamen pohon beringin serta kepala banteng yang menjadi representasi sila dalam tameng.

Kondisi tersebut memicu spekulasi warganet bahwa ilustrasi dibuat instan menggunakan generator kecerdasan buatan tanpa penyuntingan lanjut.

Merespons polemik yang meluas, pihak otoritas segera menghapus unggahan bermasalah tersebut dari lini masa mereka.

Melalui akun resmi @brin_indonesia di platform X, Senin (1/6/2026), pihak kelembagaan menyampaikan klarifikasi terbuka kepada publik.

“BRIN Indonesia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan dalam tayangan konten peringatan Hari Lahir Pancasila yang telah kami bagikan. Hal ini menjadi pelajaran bagi kami untuk lebih teliti, cermat, dan berhati-hati dalam proses pembuatan serta penyebaran konten di masa mendatang,” tulis lembaga tersebut.

Langkah pembenahan internal dijanjikan bakal ditempuh agar kecerobohan penggunaan identitas resmi negara tidak terulang kembali.

Peristiwa ini menjadi preseden penting mengenai krusialnya proses kurasi materi sebelum dilepas ke konsumsi khalayak umum. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung