Berita, Nasional

Sekretaris Kabinet Minta Publik Tunggu Sinyal Reshuffle, Pengamat: Loyalitas Menteri Terbelah, Ini Bahaya, Momen Bersihkan Menteri Titipan Jokowi

Repelita.id

09 April 2026 23:02 WIB

Sekretaris Kabinet Minta Publik Tunggu Sinyal Reshuffle, Pengamat: Loyalitas Menteri Terbelah, Ini Bahaya,  Momen Bersihkan Menteri Titipan Jokowi
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Wacana reshuffle kabinet kembali mencuat lewat pernyataan singkat Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, yang meminta publik untuk "tunggu saja".

Pernyataan ini dinilai bukan sekadar respons normatif, melainkan sinyal kuat adanya perombakan dalam tubuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah melihat pernyataan tersebut sebagai bagian dari komunikasi politik yang terukur dan disengaja.

Dalam analisisnya, reshuffle bukan hanya soal evaluasi kinerja, tetapi juga langkah strategis untuk menata ulang peta loyalitas di lingkaran kekuasaan.

"Pernyataan 'tunggu saja' itu bukan spontan. Itu sinyal bahwa proses evaluasi sudah selesai atau hampir selesai. Presiden tinggal mengeksekusi," kata Amir, dikutip pada Rabu (8/4/2026).

Amir menyoroti adanya fenomena yang disebutnya sebagai "matahari kembar" dalam Kabinet Merah Putih.

Istilah ini merujuk pada kondisi di mana sejumlah menteri tidak sepenuhnya loyal kepada satu pusat kekuasaan.

Mereka memiliki kedekatan politik ganda, baik kepada Presiden Prabowo maupun kepada Presiden sebelumnya, Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Amir, situasi ini berbahaya dalam konteks stabilitas pemerintahan jangka panjang.

"Dalam perspektif intelijen, loyalitas yang terbelah itu adalah kerentanan. Ini bisa menghambat pengambilan keputusan strategis dan membuka ruang tarik-menarik kepentingan di dalam kabinet," kata Amir.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung