Berita, Nasional

Solidaritas Pemuda Desa Curiga Rocky Gerung Diberi Jabatan Wantimpres untuk Serang Gibran

Repelita.id

10 October 2026 11:55 WIB

Solidaritas Pemuda Desa Curiga Rocky Gerung Diberi Jabatan Wantimpres untuk Serang Gibran
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sebuah spekulasi politik muncul terkait posisi pengamat politik senior Rocky Gerung yang kini berada di dalam jajaran pemerintahan nasional.

Langkah sang akademisi dicurigai memiliki misi terselubung untuk melemahkan posisi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dari dalam sistem eksekutif.

ADVERTISEMENT

Dugaan tersebut dilayangkan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Solidaritas Pemuda Desa, Fadli Rumakefing, pada 10 Oktober 2026.

Informasi tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @tijabar menyusul kritik tajam yang dilontarkan di ruang digital baru-baru ini.

Fadli merespons pernyataan keras sang pengamat dalam tayangan podcast Akbar Faizal pada hari Kamis, 8 Oktober 2026, yang mendesak sang wakil presiden mundur.

Ia menilai status Rocky sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden membuat setiap opini yang disampaikan di ruang publik tidak bisa dilepaskan dari jabatannya.

Menurutnya, tindakan tersebut tidak selaras dengan nilai moralitas dan etika publik yang selama ini sering digaungkan oleh sang akademisi di berbagai kesempatan.

Ia mengingatkan bahwa duet kepemimpinan nasional saat ini merupakan satu kesatuan mutlak yang telah sah dipilih oleh rakyat melalui mekanisme pemilihan umum.

Kendati melontarkan kecurigaan yang mendalam, pihak Solidaritas Pemuda Desa sendiri mengakui belum memiliki bukti kuat untuk mendasari tuduhan tersebut.

Pernyataan kontroversial ini langsung menuai beragam reaksi spontan serta komentar sinis dari para pengguna platform media sosial X.

Seorang warganet mempertanyakan eksistensi serta latar belakang dari organisasi kepemudaan yang mendadak melayangkan pembelaan tersebut.

Pertanyaan tersebut ditulis oleh akun @RidNgemil lewat komentarnya, "Apaan pula itu solidaritas pemuda desa? Apanya jokowi nih ormas?"

Sementara itu, netizen lain menilai kritik dari dalam kabinet merupakan hal yang wajar dan menjadi hak sepenuhnya dari sang kepala negara.

Tanggapan menohok disampaikan oleh akun @RNaaliMaliki yang menuliskan opini, "Itu Hak Prerogratif Presiden kenapa kau cemas Pengikut Jokowi dan Gibran ini Bodok semua cara pikirnya ya... makanya susah di beri pemahaman"

Silang pendapat mengenai posisi dan fungsi para penasihat di lingkaran istana ini terus bergulir di tengah sorotan tajam publik terhadap dinamika politik kabinet baru.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok




TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung