Berita, Viral Sosmed

Sony Sanjaya Ucapkan Terima Kasih ke Kepala BGN Baru, soal "Hadiah Indah" Picu Spekulasi Publik

Repelita.id

07 June 2026 23:41 WIB

Sony Sanjaya Ucapkan Terima Kasih ke Kepala BGN Baru, soal "Hadiah Indah" Picu Spekulasi Publik
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya melayangkan untaian kalimat selamat atas pelantikan Nanik S Deyang yang secara resmi menduduki posisi sebagai pimpinan tertinggi lembaga tersebut menggantikan pejabat lama Dadan Hindayana.

Ungkapan penuh makna itu disampaikan oleh dirinya sembari menyertakan lampiran sebuah pesan tertulis berdurasi pendek yang sengaja disebarluaskan lewat akun Instagram personalnya.

ADVERTISEMENT

Di dalam lembaran surat tersebut, dirinya sengaja menyisipkan untaian kalimat multitafsir yang seketika mencuri perhatian publik di tengah berjalannya proses hukum dirinya yang kini resmi menyandang status tersangka oleh Kejaksaan Agung.

"Kepada Yth Ibu Nanik S Deyang, selamat atas jabatan baru sebagai Kepala BGN. Terima kasih atas hadiah indah yang diberikan kepada saya," tulis Sony dalam surat yang diunggah di akun Instagram pribadinya.

Mencermati fenomena digital tersebut, Direktur ABC Riset & Consulting Erizal memberikan penilaian bahwa substansi ucapan selamat dari seorang kolega sebenarnya merupakan hal yang lumrah pasca-adanya pergantian struktur struktural baru.

"Tapi, ucapan terima kasihnya atas hadiah yang diberikan, dalam pesan tulisan tangan Sony Sonjaya untuk Nanik S Deyang itu, dan difoto pula, kemudian diposting di Instagram pribadinya, ini yang menjadi masalah," kata Erizal.

Dapat disimpulkan bahwa tindakan mendokumentasikan secarik kertas memo ke ruang publik digital merupakan langkah taktis perdana yang diluncurkan oleh sang eks pejabat pasca-pencopotan jabatan serta penahanan oleh penyidik Kejagung.

"Belum terjawab manuver pertama ini, muncul manuver kedua dengan pengajuan Justice Collaborator (JC)," kata Erizal.

Spekulasi pun merebak mengenai definisi pemberian dari pimpinan baru itu, apakah merujuk pada benda konkret secara denotatif ataukah sekadar pilihan kata kiasan semata.

Sebab jika merujuk pada ulasan jurnalis senior Dahlan Iskan mengenai karakteristik personal sang pimpinan baru, sosok wanita tersebut memang dikenal memiliki jiwa penolong yang sangat tinggi kepada sesama.

"Apa pula yang dibantu Nanik S Deyang terhadap Sony Sonjaya yang baru saja dicopot, dijadikan tersangka, dan ditahan? Rasanya, kalau hadiah secara harfiah sangat mustahil. Kalau hadiah secara kiasan, mungkin lebih masuk akal. Tapi kiasan ke arah manakah yang dituju Sony Sonjaya?" kata Erizal.

Muncul pula dugaan liar apakah nestapa pemidanaan yang kini mendera sang mantan wakil merupakan buah dari campur tangan sang ketua baru, termasuk maksud implisit di balik untaian doa dalam unggahan media sosial itu.

"Entahlah. Hanya dia yang tahu maksudnya," kata Erizal.

Kendati demikian, pengamat menilai apabila andil sang pimpinan baru berhasil membongkar borok tata kelola internal birokrasi hingga menyeret oknum tersangka ke meja hijau, hal tersebut patut diapresiasi.

"Itu benar-benar "hadiah" yang tidak menyenangkan buat Sony Sonjaya. Tapi kenapa Dadan Hindayana dan Lodewijk Pusung tak melakukan seperti apa yang dilakukan Sony Sonjaya?" pungkas Erizal. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung