Berita, Hukum

Sony Sonjaya Cemas Bukti Percakapan dengan 26 Nama di Handphonenya Dihapus

Repelita.id

14 June 2026 00:37 WIB

Sony Sonjaya Cemas Bukti Percakapan dengan 26 Nama di Handphonenya Dihapus
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Kecemasan simpanan Sony Sonjaya terkait nasib barang bukti elektronik miliknya yang kini tengah dalam penguasaan pihak Kejaksaan Agung.

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional ini khawatir data percakapan penting yang tersimpan di telepon genggamnya akan dimanipulasi atau dihilangkan.

ADVERTISEMENT

Perangkat tersebut mengunduh rekam jejak komunikasi dengan 26 tokoh elite yang disinyalir juga bermain dalam program skandal korupsi Makan Bergizi Gratis.

Kuasa hukum Sony, Elza Syarief, menyampaikan kekhawatiran kliennya tersebut dalam perbincangan di kanal YouTubehttps://youtube.com/@tuturtvSabtu, 13 Juni 2026.

"Semua (bukti) ada di handphone, chat, dan segala rupa. Sudah disita Kejaksaan," ujar Elza dalam tayangan tersebut.

Demi menjaga objektivitas penyidikan, pihak kuasa hukum secara tegas mendesak agar penyidik ​​tidak melakukan penghapusan terhadap data-data krusial di dalam ponsel tersebut.

"Kami minta tidak di-delete. Karena ada nama-namanya," tutur Elza menekankan permintaan tersebut kepada aparat penegak hukum.

Meskipun daftar nama tersebut telah dimasukkan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan, pendalaman informasi belum dapat dilakukan secara maksimal oleh pihak kuasa hukum.

Keterbatasan akses untuk berbicara dengan kliennya di tahanan menjadi penghambat utama bagi tim pengacara dalam menyusun pembelaan yang lebih komprehensif.

“Tapi saya belum bisa mengorek lebih dalam karena belum diizinkan lagi bertemu Pak Sony,” jelas Elza mengenai kendala yang ia hadapi saat ini.

Sony sendiri telah menempuh langkah sebagai justice collaborator untuk mengungkap aktor-aktor lain di balik praktik rasuah yang terjadi di tubuh lembaga tersebut.*

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung