Repelita [Jakarta] - Kasus dugaan penyelewengan anggaran operasional pada lembaga ketahanan pangan nasional memasuki babak baru pasca adanya pengakuan krusial dari salah satu tersangka utama.
Melalui perwakilan advokat senior yang mendampinginya, mantan pejabat tinggi tersebut menyatakan komitmen penuh untuk membantu aparat penegak hukum membongkar jaringan pelaku lain.
ADVERTISEMENT
Pihak kuasa hukum menguraikan kesiapan mental kliennya untuk bertindak sebagai saksi pelaku yang bekerja sama demi menyingkap seluruh fakta tersembunyi.
"Saya mau buka semua," kata Sony Sonjaya seperti ditirukan oleh Elza Syarief.
Pernyataan yang disampaikan dalam suasana penuh tekanan psikologis tersebut juga disertai dengan pesan khusus mengenai jaminan keselamatan bagi anggota keluarganya di rumah.
"Bu Elsa, saya siap mati. Tolong titip anak dan istri saya," sambungnya.
Langkah hukum ini diambil bersamaan dengan penyerahan puluhan nama figur penting yang disinyalir kuat ikut mengintervensi penentuan lokasi proyek dapur umum di daerah.
Sejumlah dokumen digital serta transkrip percakapan krusial dikabarkan masih berada di dalam perangkat komunikasi genggam yang kini berada di bawah penguasaan tim penyidik kejaksaan.
Pihak tersangka juga melayangkan pembelaan terkait tuduhan komersialisasi proyek serta menegaskan ketiadaan otoritas formal dalam pengadaan fasilitas logistik pendukung.
Kedudukan struktural terdahulu diklaim tidak memiliki korelasi langsung dengan kebijakan transaksi pengadaan armada transportasi maupun perangkat elektronik instansi.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok