Berita, Internasional

Spanyol Buka Kembali Kedutaan di Teheran Usai Gencatan Senjata AS-Iran, Albares Kecam Serangan Israel ke Lebanon

Repelita.id

09 April 2026 19:28 WIB

Spanyol Buka Kembali Kedutaan di Teheran Usai Gencatan Senjata AS-Iran, Albares Kecam Serangan Israel ke Lebanon
Foto: Istimewa

Repelita Madrid - Menteri Luar Negeri Spanyol, José Manuel Albares, mengonfirmasi pada Kamis (9/4/2026) bahwa negaranya akan segera membuka kembali kedutaan besar di Teheran, Iran.

Keputusan penting ini diambil menyusul tercapainya kesepakatan gencatan senjata selama 14 hari antara Amerika Serikat dan Iran yang berhasil dimediasi oleh Pakistan.

ADVERTISEMENT

Albares telah memberikan instruksi resmi kepada Duta Besar Spanyol untuk Iran, Antonio Sánchez-Benedito, untuk segera kembali ke Teheran dan melanjutkan tugas diplomatiknya.

Melalui langkah ini, Spanyol bermaksud untuk berkontribusi secara langsung dalam upaya perdamaian regional melalui kehadiran fisik diplomatik di ibu kota Iran.

Kedutaan besar Spanyol di Teheran sebelumnya ditangguhkan operasinya dan seluruh staf dievakuasi pada 7 Maret 2026.

Evakuasi tersebut dilakukan menyusul pecahnya konflik militer antara koalisi Amerika Serikat-Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari 2026.

Meskipun Spanyol membuka kembali kedutaan di Iran, Albares juga secara tajam mengkritik serangan militer Israel baru-baru ini di Lebanon.

Ia menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional yang berisiko merusak gencatan senjata yang masih dalam kondisi rapuh.

Pemerintah Spanyol di bawah Perdana Menteri Pedro Sánchez secara konsisten menolak penggunaan pangkalan militer Rota dan Morón oleh AS.

Penolakan tersebut terkait dengan pemanfaatan kedua pangkalan untuk operasi militer menyerang Iran selama perang berlangsung.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez dikenal sebagai sosok pemimpin Eropa yang berani menentang kebijakan Donald Trump.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung