Berita, Nasional

Strategi Main Cantik Jokowi dalam Sidang Kasus Ijazah UGM Dinilai Bakal Berakhir Antiklimaks

Repelita.id

17 July 2026 07:33 WIB

Strategi Main Cantik Jokowi dalam Sidang Kasus Ijazah UGM Dinilai Bakal Berakhir Antiklimaks
Foto: Istimewa

Strategi Main Cantik Jokowi Hindari Sidang Ijazah Palsu Dinilai Bakal Berakhir Antiklimaks

Repelita [Jakarta] - Upaya mantan Presiden Joko Widodo untuk absen dari kursi persidangan terkait perkara tuduhan ijazah UGM palsu dinilai sebagai langkah strategis menghindari konsekuensi hukum yang memalukan bagi dirinya.

ADVERTISEMENT

Koordinator Non Litigasi Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi dan Aktivis, Ahmad Khozinudin, menyebut manuver tersebut sebagai upaya sistematis untuk lepas dari kewajiban pembuktian di depan publik.

"Jokowi ingin main cantik," ujar Khozinudin, Jumat 17 Juli 2026.

Menurut analisisnya, pola ini dijalankan melalui pengajuan praperadilan di PN Jakarta Selatan oleh Roy Suryo serta eksepsi dari pihak Dokter Tifa di PN Jakarta Timur.

Skenario tersebut dianggap sebagai tameng hukum agar Jokowi bisa beralasan tetap menghormati keputusan pengadilan, padahal sebenarnya ia menghindari pemeriksaan langsung.

"Praperadilan dan eksepsi itu seolah-olah itu bukan keinginan Jokowi. Sehingga, Jokowi nantinya bisa berkata "saya maunya hadir di persidangan, tapi karena praperadilan dan eksepsi diterima, ya sudah saya menghormati proses hukum"," jelas Khozinudin.

Ia meyakini bahwa diterimanya berbagai gugatan tersebut merupakan sinyal kuat adanya intervensi kekuasaan yang berupaya meredam kegaduhan kasus ijazah sejak awal.

Indikasi ke arah sana terlihat dari lemahnya konstruksi dakwaan yang disusun jaksa, yang dipandang memudahkan langkah terdakwa untuk memenangkan eksepsi.

"Sudah diberi DP (down payment) dengan dikabulkannya praperadilan awal untuk penangkapan, penggeledahan dan status penahanan," tegasnya.

Publik diminta untuk tidak menaruh harapan besar terhadap hasil persidangan, mengingat besar kemungkinan perkara ini tidak akan menyentuh substansi utama mengenai keaslian dokumen akademik Jokowi.

"Jadi, rakyat harus siap-siap kecewa. Karena hasil sidang akan antiklimaks. Bertahun tahun rakyat dibuat gaduh, tapi tak akan ada keputusan yang konkret terkait ijazah," pungkasnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung