Berita, Viral Sosmed

Tenggat RUU Perampasan Aset dan Gestur DPR Abaikan Suara Wong Cilik Publik Ancam Game Is Over Saat Audiensi RUU Perampasan Aset di DPR RI

Repelita.id

27 August 2026 14:07 WIB

Tenggat RUU Perampasan Aset dan Gestur DPR Abaikan Suara Wong Cilik Publik Ancam Game Is Over Saat Audiensi RUU Perampasan Aset di DPR RI
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Batas waktu penyelesaian aturan hukum penindakan kekayaan koruptor dipatok legislatif selesai menjelang pertengahan bulan pamungkas.

Kabar mengenai tenggat perancangan regulasi tersebut tersiar melalui kiriman konten media sosial platform Instagram.

ADVERTISEMENT

"🚨🚨 TOK! DPR TARGETKAN UU PERAMPASAN ASET SAH PALING LAMBAT 15 DESEMBER 2026 Pimpinan DPR berjanji akan mengundurkan diri jika target tidak terealisasi dan disebut telah menandatangani surat komitmen. Kawal bersama! DPR menargetkan RUU Perampasan Aset disahkan paling lambat 15 Desember 2026. Komisi III akan mengebut pembahasan bersama pemerintah selama 8 minggu efektif. Janji tertulis telah dibuat. Kini saatnya rakyat mengawal agar target benar-benar diwujudkan, bukan kembali tertunda. ✊" tulis @jaketkulitra.

Pertemuan jajaran dewan bersama utusan warga dalam ruang dialog Senayan menyita perhatian publik luas di dunia maya.

Sikap para wakil rakyat sewaktu mendengarkan keluhan rakyat kecil menjadi sorotan tajam netizen.

"Peringatan darurat 🚨🚨🚨🚨 “ Merinding mendengar penjelasan mas botok pada wakil DPR RI Don Dasco “ Terlepas soal substansi bahasa hati soal penderitaan nya ngena bgt ..!! Kalau gak di dengar “ suara wong cilik ini “ GAME IS OVER lewat jalur langit ‼️‼️‼️" tulis @ilhampid.

Penetapan jadwal serta gestur para pejabat dalam audiensi tersebut langsung memicu banjir komentar warganet.

"jangan mudah percaya janji mereka😅" tulis @vintageonlineshopjkt.

"15 Desember terlalu lama. Aset mereka sudah buru-buru dipindahkan" tulis @alby_syafie.

"Goblok banget sih Lo pada, harusnya dikejar hari ini selesai" tulis @p0wermac2oo7.

"🫥 aset udah pada pindah dan di akalin. Selamat Anda mendapatkan peti kosong." tulis @arind02.

"WARGA PATI, WARGA INDONESIA SELURUH WARGA TOLONG!!!! SELAMA JANGKA WAKTU ITU MAS BOTOK, MAS ALI, MAS TEGUH TOLONG DI LINDUNGI DI KAWAL SELALU RUMAHNYA TOLONG DI JAGA!!!! WARNING BANGET ITU YA, DALAM JANGKA WAKTU SEKARANG KE DESEMBER SEGALA KEMUNGKINAN BISA TERJADI, DENGAN TRACK RECORD PARA PEJABAT YANG SEPERTI ITU SEMUA BISA DI LAKUKAN MEREKA SEGALA CARA BISA DI TEMPUH, LINDUNGI PAHLAWAN KITA!!! TOLONG!!!!" tulis @reniariew.

"GAMAU NJING LAMA AMAT, NUNGGU APA?NUNGGU KIAMAT!!!!" tulis @rhez732.

"Waduh, September ke Desember. Tambah banyak yg nyuci baju nih dalam 4 bulan ke depan. Yuk bisa yuk, para hacker, disimpan file harta para pejabat yg ada di rezim gk ngotak ini. Biar bisa ditelusuri sampai 4 bulan k depan." tulis @palasdanar.

"Klao orang lagi ngomong, dengerin tolol!!!!" tulis @calvinjeremy.

"Bahasa tubuh gak bisa dibohongi. Kalian arogan dan tone deaf. Jangan malah celingak-celinguk mata ke sana kemari. Macam murid sekolah takut disuruh gurunya ke depan kelas baca. Kalau ada yang berbicara, tatap dan simak‼️" tulis @travel.with.ds.

"PDIP mulai besok jangan lagi ngomong lu partainya wong cilik, kalo kenyataannya lu berdiri bersama rezim korup!!" tulis @orienhm.

"Pada nunduk, liat muka org yg lagi ngomong itu sebagian dr adab pak." tulis @cherry_cam23.

"Harus di sahkan hari ini juga, jangan ada toleransi" tulis @topankf.

"PUAN mana PUAN🤌🏼" tulis @mrsgendisekacahya.

Deretan respons pedas publik memperlihatkan riak ketidakpercayaan warga atas lambatnya pembentukan hukum perampasan harta hasil kejahatan. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung