Berita, Internasional

Terancam Serangan Drone Iran Pentagon Tarik 12 Pesawat Pembom dari Inggris

Repelita.id

06 October 2026 16:42 WIB

Terancam Serangan Drone Iran Pentagon Tarik 12 Pesawat Pembom dari Inggris
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Keputusan mengejutkan diambil oleh markas besar militer Pentagon dengan memindahkan belasan pesawat militer strategis mereka keluar dari wilayah udara Britania Raya. Langkah evakuasi persenjataan taktis tersebut dilakukan menyusul adanya laporan intelijen yang mendeteksi potensi ancaman serius terhadap keamanan pangkalan udara setempat. Informasi mengenai situasi darurat global tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @nandxnandza pada Oktober 2026 yang menjabarkan dinamika ketegangan militer antarnegara tersebut.

Dalam unggahan geopolitik itu, tertulis pernyataan asli secara utuh yaitu: "TERBARU: AS menarik seluruh 12 pesawat pembom B-1 dari RAF Fairford, Inggris, dan mengembalikannya ke pangkalan di AS. Pentagon mengonfirmasi pemindahan tersebut. Penarikan dilakukan karena kekhawatiran keamanan/ancaman terhadap pangkalan. Donald Trump mengatakan ada ancaman yang dikaitkan dengan Iran. Laporan Wall Street Journal menyebut intelijen AS mengkhawatirkan rencana serangan kompleks menggunakan drone Iran terhadap pesawat pembom dan personel AS di Fairford."

ADVERTISEMENT

Pihak otoritas terkait langsung mengambil tindakan preventif demi mengamankan aset kedirgantaraan serta keselamatan para prajurit yang bertugas di sana.

Akun @nandxnandza pada Oktober 2026 juga menambahkan informasi lanjutan terkait perkembangan situasi luar negeri tersebut di kolom komentar.

Pernyataan tambahan di media sosial Threads tersebut tertulis persis berbunyi: "Tetapi belum terbukti bahwa drone Iran sudah berada di Inggris. Iran sendiri membantah keterlibatan dalam dugaan plot tersebut. - WSJ, Al Jazeera."

Kabar penarikan armada tempur udara adidaya ini pun langsung memancing perhatian luas serta komentar singkat dari masyarakat dunia maya.

Salah satunya datang dari akun @imamharyadi5 yang menyematkan respons berupa pertanyaan singkat bernada heran berbunyi: "Kok takut"

Hingga saat ini situasi di sekitar pangkalan udara militer tersebut masih terus dipantau secara ketat oleh badan intelijen internasional guna mengantisipasi eskalasi lebih lanjut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung