Berita, Peristiwa

Tiga Kru Helikopter Super Puma yang Jatuh di Sungai Barito Berhasil Dievakuasi Selamat

Repelita.id

08 November 2026 21:47 WIB

Tiga Kru Helikopter Super Puma yang Jatuh di Sungai Barito Berhasil Dievakuasi Selamat
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Seluruh kru yang berjumlah tiga orang dalam insiden jatuhnya helikopter jenis Super Puma bernomor registrasi VH-HGM di perairan Sungai Barito, Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, dipastikan berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat pada Minggu, 8 November 2026.

ADVERTISEMENT

Identitas ketiga awak penerbangan tersebut meliputi warga negara Australia bernama Michael John Betterridge, warga negara Selandia Baru bernama Hugh Andrew John Page, serta satu kru berkewarganegaraan Indonesia bernama Yayan.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Berton SP Panjaitan mengungkapkan bahwa merujuk laporan awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, musibah jatuhnya armada udara itu berlangsung sekitar pukul 11.58 WITA.

"3 orang kru berhasil dievakuasi dan unit heli sudah dievakuasi ke pinggir sungai," kata Berton saat dikonfirmasi pada Minggu siang, 8 November 2026.

Sebelum insiden terjadi, helikopter Super Puma dengan nomor registrasi VH-HGM tersebut diketahui tengah mengemban misi operasi pengeboman air atau water bombing guna menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di wilayah setempat.

Berton menerangkan bahwa kecelakaan udara tersebut terjadi tatkala helikopter sedang melakukan manuver penerbangan sesaat setelah mengambil muatan air memakai perangkat bambi bucket dari aliran Sungai Barito.

Sebagai informasi tambahan, unit helikopter tipe Eurocopter EC225LP Super Puma ini merupakan armada milik perusahaan swasta yang dikontrak secara resmi oleh BNPB untuk menunjang kelancaran operasi pemadaman titik api karhutla.

Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi pun telah menerima laporan pendahuluan mengenai peristiwa kecelakaan penerbangan di Kalimantan Selatan tersebut.

Saat ini, tim teknis terkait masih terus menyusun laporan komprehensif mengenai kronologi utuh serta penyebab pasti jatuhnya helikopter untuk segera disampaikan secara resmi kepada publik dan pihak berwenang. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung