Berita, Nasional

Trio Makar Ungkap Kronologi Pencopotan Mendadak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Saat Rapat DPD

Repelita.id

17 September 2026 14:44 WIB

Trio Makar Ungkap Kronologi Pencopotan Mendadak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Saat Rapat DPD
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Kabar mengenai pencopotan mendadak Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan terus bergulir dan memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik.

Isu sensitif mengenai perombakan kabinet ini dikupas secara jenaka namun kritis dalam sebuah diskusi kelompok yang disiarkan oleh kanal YouTube Hendri Satrio pada hari Kamis tanggal 17 September 2026.

ADVERTISEMENT

Melalui tayangan bertajuk Trio Makar tersebut, Hendri Satrio atau yang akrab disapa Hensat bersama dua rekannya, Gaib dan Maman, mencoba menganalisis motif di balik keputusan kilat itu.

Pengamat politik Hendri Satrio mengungkapkan keheranannya atas gaya pemberhentian tersebut karena sang mantan menteri tampaknya sama sekali tidak mengetahui skenario perombakan posisi dirinya.

Ia menceritakan momen ketika Purbaya sedang menghadiri sebuah rapat di Dewan Perwakilan Daerah atau DPD dan mendadak menerima panggilan telepon yang membuatnya terlihat sangat kebingungan.

Menurut data yang dihimpun dalam draf diskusi, keputusan Presiden Prabowo Subianto ini dianggap cukup berani mengingat Purbaya selama ini dikenal sebagai sosok yang sangat patuh pada perintah kepala negara.

Pihak penutur dalam diskusi tersebut menduga adanya target kerja ketat selama satu tahun yang mungkin diberikan sejak awal masa pelantikan, sehingga pencopotan langsung dieksekusi saat masa itu terlewati.

Namun, Gaib melontarkan pandangan kritis lain dengan mempertanyakan esensi dari penggantian tersebut jika pada akhirnya posisi strategis bendahara negara dikembalikan kepada sosok Suahasil Nazara.

Ia menilai keputusan tersebut agak kontradiktif karena jika pemerintah sejak awal menginginkan figur seperti Suahasil, maka keputusan mendepak Sri Mulyani di masa lalu terkesan menjadi sia-sia.

Di sisi lain, draf perbincangan juga menyinggung kelemahan komunikasi politik Purbaya yang dinilai terlalu cepat mengumbar janji atau pernyataan yang belum tentu terwujud di lapangan.

Pernyataan-pernyataan Purbaya terkait proyeksi pergerakan nilai tukar dolar serta indeks saham dinilai kerap memicu kegaduhan dan ketidakpastian di kalangan para pelaku pasar modal.

Terlepas dari riuh rendah perdebatan politis tersebut, posisi Menteri Keuangan kini telah resmi diserahterimakan kepada Suahasil Nazara yang merupakan figur berlatar belakang akademisi murni dari Universitas Indonesia.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung