Berita, Internasional

Trump Hina MBS: Dulu Remehkan, Kini Harus Tunduk dan Mengemis Perlindungan AS

Repelita.id

29 March 2026 14:03 WIB

Trump Hina MBS: Dulu Remehkan, Kini Harus Tunduk dan Mengemis Perlindungan AS
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Geopolitik global semakin memanas setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pernyataan kontroversial terhadap Pemimpin De Facto Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam forum ekonomi di Miami.

Trump dengan gaya bicara langsung tanpa basa-basi menyinggung sikap MBS yang dulu meremehkannya saat kalah pilpres 2020 dari Joe Biden.

ADVERTISEMENT

Kini setelah kembali berkuasa Trump menggambarkan MBS harus tunduk dan mengemis perlindungan demi menjaga kekuasaannya di Timur Tengah.

Dalam pidatonya Trump menyatakan MBS tidak menyangka bahwa dia harus mencium pantat saya. Sekarang dia harus paham itu maka dia harus baik-baik sama saya.

Pernyataan itu mencerminkan pandangan Trump bahwa posisi MBS saat ini berada di bawah pengaruh kekuasaan Amerika Serikat.

Analis geopolitik Tengku Zulkifli Usman menanggapi pernyataan tersebut dengan catatan tajam bahwa hinaan Trump bukan sekadar gertakan semata melainkan gambaran nyata bagaimana Amerika Serikat memandang para pemimpin Arab.

Menurut Tengku Zulkifli Usman di mata AS mereka tidak lebih dari sampah yang butuh perlindungan meskipun negara-negara Teluk telah memberikan dana dalam jumlah besar.

Ia menilai penghinaan ini sebagai akibat dari mentalitas pemimpin yang lebih mengutamakan nafsu kekuasaan daripada mempertahankan kedaulatan bangsa.

Tengku Zulkifli Usman juga menyoroti krisis identitas dunia Islam yang tercoreng akibat model kepemimpinan Arab saat ini yang dinilai terlalu tunduk pada tekanan Barat.

Dalam analisisnya ia membandingkan Arab Saudi yang bergantung pada proteksi Amerika Serikat dengan Iran yang masih mempertahankan harga diri dan marwah dalam menghadapi hegemoni Barat.

Tengku Zulkifli Usman memperingatkan bahwa memuja model kepemimpinan Arab Saudi saat ini merupakan kekeliruan besar dan hanya dilakukan oleh orang yang masih jahiliyah secara politik.

Hanya orang awam yang jahiliyah secara politik yang masih memuja model kepemimpinan seperti itu. Apa yang dilakukan Trump adalah bentuk pelecehan yang memang layak diterima oleh mereka yang menggadaikan harga diri demi perlindungan semu.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung