Repelita Jakarta - Setelah mengklaim kemenangan dalam konflik melawan Iran Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz secara permanen.
Pengumuman tersebut disampaikan di tengah situasi tegang di mana jalur pelayaran strategis itu sempat mengalami blokade ketat sejak awal pekan ini.
ADVERTISEMENT
Trump menyatakan keputusan itu diambil setelah komunikasi intensif dengan Presiden China Xi Jinping.
Trump juga mengklaim bahwa pihak China menyambut baik langkah tersebut dan hubungan kedua pemimpin terlihat semakin menghangat.
Trump bahkan berseloroh bahwa Presiden Xi Jinping akan memberikan pelukan hangat saat mereka bertemu secara resmi dalam beberapa minggu mendatang.
China sangat senang bahwa saya membuka Selat Hormuz secara permanen.
Saya melakukannya untuk mereka juga dan untuk dunia.
Situasi ini tidak akan pernah terjadi lagi tulis Trump dalam unggahan di Truth Social.
Di sisi lain Trump tiba-tiba menyatakan keyakinannya bahwa perang dengan Iran sangat dekat untuk berakhir.
Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara terbaru dengan Fox Business di tengah kabar kegagalan negosiasi dengan Iran di Pakistan.
Saya pikir ini hampir berakhir ya.
Saya melihatnya hampir berakhir kata Trump.
Lebih lanjut Trump menjelaskan bahwa Iran sebenarnya telah kalah dalam konflik melawan Amerika Serikat.
Menurutnya Teheran akan membutuhkan waktu 20 tahun lagi untuk membangun kembali negaranya.
Jika saya meninggalkan negara ini sekarang mereka membutuhkan waktu 20 tahun untuk membangun kembali negara itu.
Dan kita belum selesai kita lihat apa yang terjadi saya pikir mereka sangat ingin mencapai kesepakatan tambahnya.
Trump telah berulang kali menyatakan kemenangan Amerika Serikat atas Iran sejak awal konflik.
Ia juga menyebut putaran kedua pembicaraan dapat terjadi dalam waktu dekat dan negosiasi mungkin kembali digelar di Islamabad Pakistan.
Gencatan senjata jangka pendek antara Iran dan Amerika Serikat diketahui akan berakhir minggu depan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok