Repelita [Jakarta] - BEM Universitas Indonesia memberikan klarifikasi tegas perihal tudingan yang menyebut mereka tidak mengirimkan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa di Bundaran HI.
Pihak mahasiswa menunjukkan bukti dokumen administratif sebagai tanggapan atas keraguan publik maupun aparat terkait legalitas pergerakan mereka di lapangan.
ADVERTISEMENT
Dokumen tersebut menjadi poin krusial bagi kelompok siswa untuk membuktikan bahwa prosedur representasi aspirasi telah dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
Langkah ini diambil untuk memecahkan narasi miring yang menyebut tindakan mereka berlangsung tanpa koordinasi formal dengan pihak yang berwenang.
Dalam keterangannya di program Sapa Malam, perwakilan organisasi menyatakan bahwa seluruh prosedur kewajiban telah dipenuhi sebelum massa turun ke jalan.
Mereka berharap klarifikasi ini dapat memperjelas kesalahpahaman serta mengakhiri polemik mengenai tuduhan aksi ilegal yang sempat berkembang luas.
Demonstrasi yang berlangsung di kawasan Bundaran HI tersebut merupakan bagian dari rangkaian penyampaian kritik oleh mahasiswa dari berbagai elemen kampus.
Mahasiswa menekankan bahwa integritas gerakan mereka tetap terjaga dengan kepatuhan pada mekanisme hukum yang ditetapkan oleh negara.
Dengan adanya bukti fisik tersebut, BEM UI ingin memastikan bahwa upaya mereka dalam mengawal kebijakan publik tetap berada di koridor yang sah.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok