Repelita [Jakarta] - Dosen Lintas Budaya Ali Syarief menyarankan mahasiswa Indonesia yang kesulitan memenuhi biaya hidup agar mencontoh perjuangan Susana, buruh harian pengupas bawang asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Ia menilai keteguhan Susana bisa menjadi panutan agar mahasiswa tidak terlalu bergantung pada bantuan orang tua.
ADVERTISEMENT
Dalam Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat 14 Agustus 2026, Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan Susana dan menyebut upah yang ia terima.
"Hari ini hadir bersama kita, Ibu Susana dari Kabupaten Bogor, dia bekerja sebagai buruh harian. Mengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram," kata Prabowo.
Ali Syarief menilai mahasiswa yang kekurangan biaya hidup bisa mengikuti langkah Susana agar beban orang tua berkurang.
"Semoga ibu Susana jadi inspirasi untuk mahasiswa mahasiswa yg kekurangan biaya. Bisa ngerjain kupas bawang sekilo sehari - sebulan cukup 30 kg saja. Kan tidak perlu minta biaya hidup dari ortu....," tulis Ali di akun X pribadinya, dikutip Minggu 16 Juli.
Pernyataan Presiden itu menimbulkan polemik di media sosial.
Seorang warganet yang mengaku dosen menuliskan keluhannya.
"Saya dosen, S3, Lektor Kepala. Saat ini penghasilan saya jauh dari penghasilan mengupas bawang."
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menanggapi polemik tersebut dengan menegaskan pemerintah akan memeriksa kebenaran data yang disampaikan.
"Nanti kita cek ya," ujar Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Sabtu 15 Agustus 2026.
Pemerintah berkomitmen memastikan angka yang disebut dalam pidato agar tidak menimbulkan salah paham di tengah masyarakat.
"Kalau detailnya kita cek," lanjutnya.
Data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan mencatat harga rata-rata nasional bawang merah sebesar Rp34.546 per kilogram.
Harga bawang putih Honan berada di kisaran Rp35.800 per kilogram.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok