Berita, Nasional

Usai viral, Menhan izinkan seluruh kadet perempuan Unhan kenakan hijab selama pendidikan

Repelita.id

24 August 2026 21:57 WIB

Usai viral, Menhan izinkan seluruh kadet perempuan Unhan kenakan hijab selama pendidikan
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa seluruh kadet perempuan muslim di Universitas Pertahanan diizinkan mengenakan hijab selama proses pendidikan.

Keputusan tersebut diambil Kementerian Pertahanan usai melakukan evaluasi atas dinamika aturan yang sempat memicu pengunduran diri seorang kadet.

ADVERTISEMENT

Kemhan menjelaskan bahwa Menhan telah memberikan arahan khusus agar ketentuan seragam kadet Unhan disesuaikan secara proporsional.

"Dengan mengakomodasi penggunaan hijab bagi kadet perempuan muslim, penggunaannya akan diatur secara seragam dan proporsional, termasuk tata cara penggunaan hijab yang memperhatikan aspek kerapian, disiplin, keamanan, keselamatan, serta tidak mengganggu keleluasaan gerak dalam kegiatan pendidikan dan latihan," bunyi keterangan tertulis Kemhan, Senin (24/8/2026).

Pihak kementerian menilai bahwa pembentukan karakter disiplin dalam pendidikan militer tidak bertentangan dengan penghormatan terhadap ajaran agama.

Langkah penyesuaian ini diambil guna memperjelas regulasi seragam yang sebelumnya belum mengatur penggunaan jilbab secara rinci bagi kadet perempuan.

"Sehingga ke depan terdapat kesamaan pemahaman dan penerapan dalam seluruh kegiatan pendidikan kadet Unhan," lanjut Kemhan.

Kemhan menekankan bahwa Peraturan Rektor Unhan Nomor 28 Tahun 2025 sebenarnya tidak memuat pasal yang secara spesifik melarang kadet memakai jilbab.

Aturan internal kampus tersebut justru menempatkan nilai ketakwaan sebagai landasan utama kode kehormatan seluruh peserta didik.

Mengenai pelepasan jilbab saat Latihan Dasar Militer di Akademi Militer, Kemhan mengklarifikasi bahwa hal itu murni pertimbangan teknis keselamatan.

"Dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan selama latihan, khususnya kegiatan yang membutuhkan keleluasaan gerak maupun penggunaan perlengkapan latihan," beber Kemhan.

Ketentuan teknis saat latihan lapangan tersebut diklaim bukan sebagai bentuk pembatasan hak beragama bagi para kadet.

Dalam aktivitas harian, para kadet perempuan tetap diperbolehkan memakai jilbab di area mess maupun agenda luar kampus tertentu. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung