Repelita Norfolk - Selama sepuluh bulan di laut, lebih dari 4.000 awak kapal induk USS Gerald R. Ford harus mengantre untuk buang air besar karena gangguan sistem sanitasi yang terjadi berulang kali sejak awal penugasan.
Kapal induk terbaru Angkatan Laut Amerika Serikat itu mencatat rekor baru dengan masa penugasan terpanjang di era modern, yakni telah beroperasi selama 297 hari tanpa kembali ke pangkalan hingga April 2026.
ADVERTISEMENT
Masalah pada toilet dan saluran pembuangan disebut terjadi berulang kali, memaksa para pelaut mengantre panjang untuk menggunakan fasilitas yang tersedia di atas kapal.
Selain gangguan sanitasi, kebakaran juga terjadi di area laundry pada Maret 2026 yang melukai dua awak dan merusak fasilitas tempat tidur para pelaut.
Kapal induk tersebut meninggalkan Naval Station Norfolk, Virginia, pada Juni 2025 dan sejak itu menjalani dua kali perpanjangan misi, mendekati rekor era Perang Vietnam.
Selama hampir sepuluh bulan di laut, USS Gerald R. Ford terlibat dalam berbagai operasi militer besar mulai dari tekanan terhadap Venezuela hingga operasi militer AS melawan Iran di Timur Tengah.
Tak lama setelah dikerahkan ke Karibia, kapal induk ini dikerahkan ke Timur Tengah untuk memperkuat kehadiran militer AS dan mendukung serangan terhadap target militer Iran.
Akibat berbagai kendala teknis tersebut, USS Gerald R. Ford sempat ditarik ke pelabuhan di Laut Mediterania untuk perbaikan, meskipun kapal tetap dinyatakan dalam kondisi operasional.
Lamanya penugasan juga berdampak pada kondisi mental awak, dengan Senator AS Tim Kaine menyebut tekanan yang dialami kru sangat besar setelah berbulan-bulan jauh dari keluarga.
Komandan gugus tempur kapal induk Paul Lanzilotta mengakui bahwa kelelahan menjadi faktor utama selama misi panjang karena waktu jauh dari rumah sangat membebani para pelaut.
Penugasan panjang ini memberikan tekanan serius terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan mereka, ujar Kaine dikutip dari USA Today pada Sabtu, 18 April 2026.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok